Kantor Sekretariat Rumah Sajada

Alamat : Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman D.I. Yogyakarta

Tampak Depan PAPP Rumah Sajada

Komplek Kantor dan Asrama Putri Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman

Pendopo Rumah Sajada

Komplek Asrama Putra Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putri Rumah Sajada

Komplek Asarama Putri Wirokraman Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putra

Alamat : Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Sabtu, 07 Desember 2019

Subhanallah Ini Rahasia di Balik Keutamaan Baca Sayyidul Istighfar


Subhanallah Ini Rahasia di Balik Keutamaan Baca Sayyidul Istighfar



 PortalMadura.Com – Umat Muslim dianjurkan untuk selalu membaca istighfar sebagai bentuk permohonan ampun pada Allah SWT. Hal ini tidak lain agar manusia senantiasa mengakui atas kelemahannya dan selalu berharap ampunan hanya pada Allah.


Adapun bacaan istighfar yang biasa diucapkan adalah astaghfirullah. Tapi selain itu, ternyata ada istighfar yang paling sempurna atau utama yaitu Sayyidul istigfar. Pasalnya, kandungan ayat di dalamnya memiliki banyak manfaat yang jarang orang ketahui.

Sudah tahu bacaannya?. Ini bacaan sayyidul istighfar yang baik untuk Anda baca:

“Allahumma anta robbii laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bi dzanbii, faghfirlii fainnahuu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta“.

Artinya: ”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu dan akan menjalankannya dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau” (HR. Bukhari no. 6306).

Dari ayat di atas, perlu Anda ketahui bahwa membaca sayyidul istighfar memiliki banyak manfaat. Berikut beberapa di antaranya:

Masuk Surga

Dalam hadis yang merupakan lanjutan dari hadis di atas, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa mengucapkannya pada siang hari dan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum waktu petang, maka dia termasuk penghuni syurga. Dan barangsiapa mengucapkannya pada malam hari dalam keadaan meyakininya, lalu dia mati sebelum waktu pagi, maka dia termasuk penghuni syurga”.

Ya, syurga dijanjikan bagi orang yang membaca sayyidul istighfar ini baik di siang hari maupun malam hari.

Diampuni Dosa

Istighfar adalah bacaan yang berharap agar diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT atas kesalahan dan khilaf yang terjadi. Bacaan ini menandakan betapa kecilnya Anda di hadapan Allah. Anda sebagai manusia, adalah tempatnya khilaf dan salah. Dengan demikian membaca istighfar bisa berharap agar dosa-dosa yang lalu bisa diampuni.

Bentuk Syukur Atas Nikmat Allah

Dalam bacaan sayyidul istighfar tersebut juga terdapat pengakuan atas nikmat yang diberikan Allah SWT pada Anda. Membaca istighfar ini juga merupakan bentuk wujud syukur manusia pada Allah SWT.

Dicintai Allah

Allah berfirman: “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri” (QS.al-Baqarah: 222).

Allah SWT senang terhadap orang yang beristighfar dan memohon ampun. Sebab dalam istighfar itu terkandung makna bahwa manusia ingin menjadi lebih baik. Dengan jalan mengakui kesalahan yang telah terjadi dan berniat untuk tidak mengulanginya lagi.

Mencegah Azab

Firman Allah seperti termaktub dalam QS. Al-Anfal ayat 33: ”Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun”.

Keutamaan orang yang memohon ampun pada Allah SWT adalah dapat terhindar dari azab. Sebab Allah tidak akan mengazab umatnya yang bertaubat dan memohon ampun.

Memperlancar Rezeki

Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, ”Sesungguhnya seorang hamba boleh tertahan rezekinya karana dosa yang dilakukannya” (HR.Ahmad, Ibnu Hibban dan Ibnu Majah).

Dosa-dosa yang Anda lakukan boleh menjadi penghambat kelancaran rezeki Anda. Oleh kerananya, dengan membaca istighfar dan memohon ampun pada Allah, semoga dosa-dosa yang Anda lakukan itu dapat dihapuskan.

Membersihkan Hati

Istighfar dapat membersihkan hati Anda. Banyak hal yang dapat menyebabkan hati Anda menjadi kotor. Dengan beristighfar diharapkan hati Anda bisa menjadi bersih.

Seperti dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, ”Apabila seorang mukmin melakukan suatu dosa, maka tercoretlah noda hitam di hatinya. Apabila ia bertaubat, meninggalkannya dan beristighfar, maka bersihlah hatinya” (HR.Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, Tirmidzi).

Ketenangan Batin

Istighfar adalah bentuk pengakuan atas segala dosa dan kesalahan yang Anda perbuat. Hanya dengan memohon ampunan-Nya, batin Anda bisa menjadi tenang.

Nah, itulah beberapa keutamaan dari beristighfar. Membaca sayyidul istighfar ini perlu Anda biasakan setiap hari, supaya Anda bisa menjadi orang yang beruntung karena diampuninya dosa Anda oleh Allah SWT. Wallahu A’lam. (islamidia.com/Putri)



WAKTU MEMBACA SAYYIDUL ISTIGHFAR


WAKTU MEMBACA SAYYIDUL ISTIGHFAR


Pertanyaan.

Sayyidul Istighfâr dibaca pagi dan sore. Apakah kata pagi itu setelah terbit fajar dan waktu sore itu setelah terbenam matahari? Atau bagaimana ustadz? [M.S. Tauhied]

Jawaban.

Hadits tentang sayyidul istighfâr (penghulu istighfâr) adalah sebagai berikut : Dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu , dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Penghulu istighfâr itu ialah seseorang membaca :


اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِالنِّعْمَةِ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ قَالَ إِنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُصْبِحُ مُوقِنًا بِهَا ثُمَّ مَاتَ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُمْسِي مُوقِنًا بِهَا ثُمَّ مَاتَ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ


Wahai Allâh, Engkau adalah Penguasaku, tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dia atas perjanjian-Mu dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yan telah aku kerjakan. Aku mengakui nimat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni seluruh dosa kecuali Engkau”

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mengucapkannya setelah masuk waktu Shubuh sambil meyakininya, lalu dia mati, dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya setelah masuk waktu sore sambil meyakininya, lalu dia mati, dia termasuk penghuni surga. [HR. Ahmad, no. 17152, 17171, 17172; Ibnu Hibban, no. 933; Nasai, no. 5522; dishahihkan oleh syaikh Syu’aib al-Arnauth dan syaikh al-Albani]

Di dalam riwayat lain dengan lafazh:


إِذَا قَالَ حِينَ يُمْسِي فَمَاتَ دَخَلَ الْجَنَّةَ أَوْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَإِذَا قَالَ حِينَ يُصْبِحُ فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ مِثْلَهُ

Jika seseorang berkata pada waktu sore, lalu dia mati, dia akan masuk surga, atau dia termasuk penduduk sorga. Dan jika dia berkata pada waktu subuh, lalu dia mati pada hari itu…”, seperti itu. (HR. al-Bukhâri, no. 5964)

Dalam hadits ini Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan “Barangsiapa mengucapkannya setelah masuk waktu Shubuh” atau “Jika dia berkata pada waktu Shubuh.” Berdasarkan ini, sayyidul istighfar itu diucapkan pada waktu Shubuh. Waktu shubuh atau shabâh adalah awal nahar (siang), yaitu setelah terbit fajar shadiq. Namun bagi yang belum mengucapkannya di waktu shubuh, boleh juga mengucapkan setelah itu yaitu di siang hari, sampai matahari tenggelam, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang lain :


عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ أَنْ تَقُولَ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ قَالَ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ النَّهَارِ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ قَبْلَ أَنْ يُمْسِيَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا مِنْ اللَّيْلِ وَهُوَ مُوقِنٌ بِهَا فَمَاتَ قَبْلَ أَنْ يُصْبِحَ فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ


Dari Syaddad bin Aus Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda: “Penghulu istighfar ialah engkau mengatakan: Allâhumma anta Rabbi laa ilaala illa anta…(artinya: Wahai Allah, Engkau adalah Penguasaku, tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dia atas perjanjian-Mu dan janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yan telah aku kerjakan. Aku mengakui nimat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosa-ku kepada-Mu, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni seluruh dosa kecuali Engkau”.

Beliau bersabda, “Barangsiapa mengucapkannya di antara waktu siang dengan meyakininya, lalu dia mati pada hari itu sebelum sore, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa mengucapkannya di antara waktu malam dengan meyakininya, lalu dia mati sebelum subuh, maka dia termasuk penghuni surga. (HR. al-Bukhâri, no. 5947)

Demikian juga sayyidul istighfar itu diucapkan pada waktu masa’ (sore), dan al–masa’ dalam bahasa Arab adalah waktu semenjak Zhuhur sampai Maghrib atau sampai pertengahan malam. (Lihat Mu’jamul Wasîth, Bab Mîm). Oleh karena itu boleh diucapkan sebelum matahari tenggelam atau sesudahnya.

Kesimpulan :

Sayyidul istighfâr diucapkan di waktu shubuh (pagi), yaitu mulai setelah terbit fajar shadiq, atau boleh diucapkan setelah shalat Shubuh. Juga di waktu sore, yaitu mulai setelah zhuhur sampai pertengahan malam. Jika sorenya diucapkan setelah Maghrib lebih utama berdasarkan hadits HR. al-Bukhâri no. 5947, karena lail (malam) dalam bahasa Arab mulai setelah tenggelam matahari.

Wallahu ‘alam.

Kamis, 05 Desember 2019

PERBEDAAN MINYAK VCO DAN MINYAK ZAITUN (LENGKAP)


PERBEDAAN MINYAK VCO DAN MINYAK ZAITUN (LENGKAP)



Apakah Perbedaan Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) dan Minyak Zaitun (Extra Virgin Olive Oil). Kedua sama-sama memiliki khasiat dan manfaat yang sangat bagus buat kesehatan. Tidak ada yang lebih baik dari keduanya kecuali dalam beberapa hal masing-masing memiliki keunggulan tergantung bagaimana kita menggunakan dengan tepat.

PERBEDAAN MINYAK VCO DAN MINYAK ZAITUN

Kelapa Indonesia - Dalam artikel terbaik kali ini akan kita ulas bagaimana kedua Minyak sejuta Manfaat itu ( Minyak VCO dan Minyak Zaitun) benar-benar dapat digunakan dengan baik sesuai kebutuhan kita. Setelah artikel bagus ini, kami berharap kita sudah dapat menggunakan kedua Minyak sakti tersebut dengan baik dan bermanfaat tepat bagi kesehatan tubuh kita.

PENGGUNAAN MINYAK VCO DAN MINYAK ZAITUN PADA MAKANAN

Memerlukan sedikit pengetahuan tentang penggunaan Minyak VCO dan Extra Virgin Olive Oil atau Minyak Zaitun ini agar dapat menerapkannya pada Makanan atau Minuman yang ingin kita buat. Lebih nikmat dan yang pasti akan lebih sehat buat kita.

Minyak Zaitun atau EVOO (Extra Virgin Olive Oil) lebih tepat menjadi bahan utama pada masakan Salad dressing, Saus dan beberapa makanan sejenis seperti (vinaigrette, basil pesto, hummus) karena ketahanan panas yang lebih rendah dan tidak tahan panas tinggi.

VCO vs ZAITUN

Dengan titik didih yang rendah, Minyak Zaitun tidak boleh terkena panas tinggi agar kondisi minyak tetap dalam suhu yang baik dan menahan lemak agar tidak pecah dengan potensi akan menimbulkan racun atau radikal bebas tinggi.

Data tepatnya bisa dilihat di tabel di bagian bawah Artikel ini. Untuk perlu diketahui bahwa semakin tinggi kualitas Minyak Zaitun atau Extra Virgin Zaitun yang anda gunakan, maka semakin rendah pula titik didih minyak tersebut atau dengan kata lain semakin tidak tahan terhadap panas.

EXTRA VIRGIN OLIVE OIL  (EVOO) MINYAK ZAITUN

Lemak utama: asam oleat, yang tak jenuh tunggal omega-9 lemak acid.73% tak jenuh tunggal; 14% jenuh; 11% PolyunsaturatedOmegas: 9% omega-6; 0,7% omega-3 (13: 1 omega-6 ke -3 rasio)

Goodies: Antioksidan; Vitamin E dan K; besi jejak

Titik Didih : Nutrisi stabil pada 200-340 ° F (lebih tinggi kualitas EVOO = titik asap rendah)
Fungsi : Salad dressing, menyebar, dips, rendah-panas memasak, food processor
Penyimpanan : Wadah gelap, kaca buram disimpan di tempat yang sejuk dan gelap
Konsistensi: Cair pada suhu kamar
Shelf Life : satu tahun

MINYAK VCO | VIRGIN COCONUT OIL

Lemak utama : asam laurat, media-rantai "baik" jenuh fat.87% jenuh; 6% tak jenuh tunggal; 2% PolyunsaturatedOmegas: 3% omega-6; 0% omega-3. (Tidak ada rasio) Goodies: Antioksidan; Melacak Vitamin E dan K; besi jejak

Titik Didih : Nutrisi stabil sampai 350 ° F

Fungsi : pengganti Margarin, spread, memanggang, menggoreng, memasak lebih tinggi-panas

Penyimpanan: sejuk dan gelap, meskipun kurang rentan terhadap panas & kerusakan UV. Wadah kaca lebih baik daripada tempat plastik.

Shelf life : 2 Tahun

VCO ORGANIC

Untuk Minyak VCO | Virgin Coconut Oil, minyak ini memiliki titik didih lebih tinggi dan lebih tahan terhadap panas dalam masakan. Lemak jenuh tingkat tinggi dalam minyak vco cenderung lebih tahan terhadap suhu yang lebih extreme sehingga bisa bertahan lebih lama dalam penyimpanan yang baik. Bisa dilihat di Keterangan Minyak VCO vs Minyak Zaitun di bagian bawah artikel ini.

Sederhananya antara kedua minyak dengan sejuta manfaat tersebut adalah Minyak Zaitun akan lebih pas untuk beberapa masakan, sedangkan Minyak VCO atau Virgin Coconut Oil akan jauh lebih baik jika digunakan sebagai media menggoreng atau sebagai olesan dalam memanggang atau masakan yang di bakar.

Jangan lupa pula bahwa kedua minyak tersebut jauh lebih baik sebagai konsumsi sehari-hari dibanding dengan Minyak sayur yang terbuat dari olahan bahan Kelapa Sawit. Tinggala bagaimana kita menggunakan keunggulan dari kedua Minyak sakti ini untuk keperluan kita seharai-hari. Selain itu akan sangat bagus untuk konsumsi rutin 2-3 sendok makaan per hari.

Kadar lemak yang berbeda (Minyak VCO vs Minyak Zaitun)

Dengan kadar lemak jenuh yang lebih tinggi, Minyak Zaitun sepintas dianggap lebih baik dari Minyak Kelapa Murni. Tetapi asam laurat dan lemak rantai sedang dalam Minyak VCO | Virgin Coconut Oil jauh lebih baik dalam merubah asupan makanan menjadi sebuah energi tanpa harus menyimpan dalam tubuh.

Kelebihan lain dari Minyak VCO adalah sebagai pengatur metabolisme tubuh yang baik sekaligus sebagai antimicroba, antijamur, antivirus dansangat diperlukan tubuh kita sebagi HDL (Kolesterol baik) dan minim sekali resiko dibanding dengan Lemak jenuh lainnya. Hal tersebut menjadi salahsatu perbedaan minyak vco dan minyak zaitun yang nyata.

Kalau Minyak VCO lebih pada Asam laurat, Minyak Zaitun memiliki kandungan Asam Oleat dan Asam lemak omega 9 yang sangat dianjurkan sebagai pengganti lemak jenuh yang tidak baik bagi kesehatan manusia. Selain itu, kabar baik bagi Minyak Zaitun adalah menjadi konsumsi untuk menurunkan LDL dan maningkatkan HDL juga sebagi penurun gula darah dan tekanan darah yang berlebih.

Kandungan Omega 9 dalam Minyak Zaitun lebih baik daripada kadar Omega 6 pada Minyak Kelapa Murni atau minyak VCO. Maka dari itu kita perlu lebih bijakdalam menggunakan kedua Minyak tersebut agar benar-benar memberikan manfaat yang tepat bagi kesehatan tubuh kita.

Kunjungi dokter anda bagi yang menggunakan minyak Zaitun atau Minyak VCO sebagai terapi pengobatan agar lebih tepat dalam dosis konsumsi dan manfaatnya. Permulaan pemakaian unutk pengobatan herbal mungkin akan ada sedikit kendala akan efek samping keduanya meskipun itu tidaklah berbahaya.

Minyak VCO dan Minyak Zaitun melawan Industri besar Minyak Sayur

Sungguh sayang sekali ketika budaya menggunakan minyak Kelapa dan Minyak Zaitun oleh bangsa ini di robohkan dengan konspirasi bisnis besar sehingga tergantikan oleh Minyak Sayur dari Tanaman Kelapa Sawit. Bagaimana kita masih ingat dulu ketika Minyak Kelapa dituding sebagai sumber penyakit lalu kemudian pasar menjejali dengan Minyak Sawit, padahal minyak Kelapa jauh lebih baik dari segala sudut pandang.

Sebuah kepentingan bisnis yang menghancurkan kesehatan bangsa Indonesia sekaligus sukses menutup pertumbuhan Kelapa Indonesia berganti oleh hutan kelapa sawit dan kartel bisnisnya. Tentu saja ini soal bisnis semata mengingat produksi Kelapa Sawit yg menghasilkan lebih banyak minyak dibanding dengan pohon Kelapa.

Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan menggunakan Minyak VCO atau Minyak Zaitun dengan aplikasi yang tepat sesuai kebutuhan kita. Tetap dengan ketelitian yang tinggi jika itu berhubungan pada kesehatan atau pengobatan mengingat banyak sekali slogan dan promosi sebuah produk yang tidak didasari oleh keakuratan informasi tentang manfaat dan kandungan produk tersebut.



Mengenal Perbedaan Coconut Oil dan Virgin Coconut Oil


Mengenal Perbedaan Coconut Oil dan Virgin Coconut Oil


Kelapa salah satu buah penghasil minyak nabati yang memiliki keunggulan tersendiri. Terdapat dua jenis minyak yang dihasilkan oleh kelapa, yaitu minyak kelapa biasa (coconut cooking oil) dan Virgin Coconut Oil (VCO). Lalu apa perbedaan diantara kedua minyak tersebut?

Ekstraksi

Perbedaan minyak kelapa biasa dengan VCO terlihat dari proses pengekstraksian. Minyak kelapa yang biasa digunakan untuk memasak ini dihasilkan dari bagian daging kelapa yang kemudian dikeringkan atau disebut dengan kopra. Proses selanjutnya adalah digiling atau komprasi dingin dengan penambahan bahan kimia, seperti bahan pelembap sebanyak 6%.
 Sedangkan VCO, ekstraksi dihasilkan murni dari santan kelapa yang masih segar. Untuk menghasilkan VCO sendiri terdapat beberapa tahapan, yaitu fermentasi, churning atau proses pemisahan secara sentrifugal antara santan dan lapisan minyak, pendinginan dan pemberian aksi enzim untuk memisahkan antara minyak dengan air atau santan yang lembab.

Bentuk dan Komposisi

 Secara umum, antara minyak kelapa biasa dengan VCO memang tidak bisa dibedakan secara kasat mata. Namun, perbedaan dapat terlihat dari partikel, koloid maupun tingkat kelembapan antara minyak kelapa biasa dengan VCO. Jika dilihat secara cermat dan jeli,  asam lemak biasa mengendap di dalam minyak kelapa biasa. Sedangkan VCO tidak ada endapan di dalam minyak tersebut dan terlihat sangat jernih seperti air. Dari segi aroma, VCO lebih beraroma segar dan terasa seperti menghirup air kelapa segar murni. Maka dari itu, VCO selain dapat dikonsumsi juga bisa untuk perawatan kulit dan wajah.

Komposisi yang terkandung di dalam minyak kelapa biasa dan VCO pun terdapat perbedaan, walau secara umum beberapa kandungan tetap sama. Kandungan yang terdapat di kedua minyak ini antara lain Polyphenols, vitamin dan mineral. Namun VCO memiliki tambahan komposisi lain yaitu asam lemak, kolesterol baik dan tidak memiliki asam lemak non trans (non trans fatty acid). Selain itu, VCO juga memiliki kandungan Vitamin E yang tidak ada pada minyak kelapa biasa.

VCO dan minyak kelapa memang terkenal berasal dari daerah beriklim tropis, seperti Filipina, India, Sri Lanka dan Indonesia. Indonesia adalah salah satu penghasil minyak kelapa, baik itu minyak kelapa biasa maupun VCO terbanyak dan terbaik di antara negara lain di daerah Asia Pasifik. Khusus untuk VCO, merupakan komoditi yang menjanjikan karena di sukai tidak hanya di negara tropis tapi di Negara Eropa maupun Amerika. 

Baik minyak kelapa biasa (coconut cooking oil) maupun VCO di Indonesia saat ini sudah mudah didapat, baik di pasar swalayan maupun melalui website makanan sehat seperti di Lemonilo.com. Anda bisa mendapatkan minyak sehat tanpa perlu repot lagi.



Sumber:

Organic Facts
Mayo Clinic
Health Impacts
Oleh RA Maharani





Mana Lebih Baik untuk Kesehatan Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun


Minyak zaitun terkenal memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Lalu bagaimana dengan minyak kelapa?

Klikdokter.com, Jakarta Selama ini lebih banyak diberitakan mengenai khasiat dari minyak zaitun atau olive oil bagi kesehatan. Minyak jenis ini memiliki kadar lemak baik yang tinggi, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Namun, ada baiknya Anda juga mengenal minyak kelapa yang tak kalah hebat manfaatnya.

Terdapat dua jenis minyak kelapa, yaitu minyak kelapa virgin yang biasa disebut VCO (Virgin Coconut Oil) dan minyak kelapa olahan. Minyak kelapa virgin ini diambil dari santan melalui proses yang disebut wet extraction.

Sedangkan minyak kelapa olahan diekstrak dari daging kelapa yang dikeringkan dan membutuhkan proses pemurnian yang panjang, hingga akhirnya jadilah minyak kelapa yang biasa Anda gunakan untuk memasak. Sayangnya, karena melalui proses yang panjang, kandungan yang baik seperti antioksidan dan fenol dapat hilang.

Selain juga mengandung lemak baik, minyak kelapa VCO memiliki khasiat yang lebih banyak dibandingkan dengan minyak kelapa olahan. Kandungan antioksidan dan polifenol yang lebih tinggi dibanding jenis minyak lainnya berperan dalam melawan radikal bebas dan mencegah terbentuknya plak di pembuluh darah.

Peran kedua kandungan tersebut dalam minyak kelapa dapat membantu Anda terindar dari sumbatan di pembuluh darah. Gangguan kesehatan ini jika dibiarkan akan berujung pada penyakit tekanan darah tinggi dan sakit jantung.

Lalu, manakah yang sebaiknya Anda pilih, minyak kelapa atau minyak zaitun? Beberapa hasil studi menunjukkan bahwa minyak zaitun memiliki kandungan lemak baik yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan minyak kelapa.

Sebagai perbandingan, minyak zaitun memiliki kandungan lemak baik 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan minyak kelapa. Selain itu, minyak zaitun memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih sedikit dibandingkan dengan minyak kelapa.

Seperti yang telah Anda ketahui, bahwa lemak jenuh merupakan lemak jahat dan dapat berbahaya bagi kesehatan jantung. Dengan kata lain, minyak zaitun ternyata lebih aman dikonsumsi untuk sehari-hari dibandingkan dengan minyak kelapa.

Meskipun secara ilmiah minyak zaitun memiliki khasiat yang lebih baik jika dibandingkan dengan minyak kelapa, bukan berarti minyak kelapa buruk bagi kesehatan. Hanya saja, jika dibandingkan dengan minyak kelapa, minyak zaitun memberikan khasiat bagi kesehatan yang lebih besar.

dr. Rio Aditya




Rabu, 04 Desember 2019

Ragam Manfaat Wudhu Bagi Kesehatan


Ragam Manfaat Wudhu Bagi Kesehatan



Bersuci adalah salah satu cara untuk menghilangkan najis

Wudhu merupakan sarana untuk mendektakan diri kepada Allah SWT, karena Sang Pencipta menyukai orang-orang yang menyucikan diri. Selain menjadi perintah agama, wudhu adalah ritual pengkondisian seluruh aspek hidup, mulai dari psikologis hingga fisiologis.

IBADAH.ID, Jakarta – Wudhu dalam bahasa Arab memiliki arti Bersuci yang maksudnya adalah mensucikan diri dari segala macam kotoran yang di lakukan dengan menggunakan air suci, yaitu air yang bersih, tidak berbau dan tidak tercemar dan biasanya berasal dari air sumur, sungai, air lelehan salju, atau air terjun. Wudhu sendiri adalah syarat wajib yang harus di lakukan sebelum melaksanakan ibadah Shalat bagi umat muslim dan apabila tidak di lakukan maka shalat itu tidak sah.

Seorang psikiater dan neurolog asal Austria, Prof Leopold Werner von Ehrenfels menemukan bahwa wudhu dapat menstimulasi pusat syaraf dalam tubuh manusia. Kegiatan tersebut  menstimulasi lima organ panca indra yaitu mata, telinga, hidung, mulut, tangan dan kaki. Stimulus tersebut akan dihantarkan melalui meridian ke sel, jaringan, organ dan sistim organ yang bersifat terapi. Di lain pihak, bagian yang dibasuh juga merupakan pintu masuk bagi ribuan kuman,virus, dan bakteri.

Dalam tubuh kita terdapat titik syaraf yang saling berhubungan satu sama lain. Misalnya syaraf diujung jari jemari berhubungan dengan empedu, liver dan jantung. Ketika berwudhu kita memberikan sentuhan dan pijatan sambil membasuh air pada anggota tubuh tertentu yang menjadi anggota wudhu. Hal ini memberikan dampak positif kepada kesehatan tubuh.
Berikut ragam manfaat wudhu bagi kesehatan:

Membersihkan Mulut dari Kuman

Manfaat pertama yang akan diperoleh dari wudhu tepatnya ketika berkumur-kumur adalah dapat membersihkan mulut dari kuman. Dengan berkumur ketika wudhu maka akan membebaskan mulut dari kuman-kuman yang secara permanen (tetap) berada di air liur, di atas permukaan gigi dan lidah serta di seluruh bagian mulut. Tidak hanya itu, berkumur saat wudhu juga bisa menjaga mulut dari berbagai penyakit gusi dan radangnya, dari kerusakan gigi serta memperkuat otot-otot mulut dan wajah serta melindunginya dari infeksi saluran pernapasan.

Membersihkan Hidung dari Kuman

Istinsyaq atau menghirup air ke hidung dan mengeluarkannya memiliki manfaat secara medis untuk membersihkan hidung dari kuman yang ada di dalamnya. Orang yang senantiasa berwudhu dengan baik, maka hidung mereka akan benar-benar terbebas dari segala kuman yang dapat menimbulkan berbagai penyakit serta mencegah kuman berpindah atau masuk ke dalam sistem pernapasan.

Membersihkan dan Memberikan Kesegaran pada Kulit Wajah

Manfaat medis selanjutnya dari berwudhu adalah dapat membersihkan serta memberikan kesegaran pada kulit wajah. Hal ini tentu saja bisa diperoleh apabila melakukan gerakan wudhu yaitu membasuh wajah. Dengan membasuh wajah tersebut akan membebaskan wajah dari kuman-kuman dan debu. Tidak hanya itu, manfaat lain yang akan diperoleh yakni terlindunginya kulit wajah dari infeksi bermacam-macam yang dapat menyebabkan masalah kulit wajah seperti jerawat, komedo dan lain sebagainya. Selain itu, berwudhu juga bisa mengurangi depresi pada wajah, membantu peremajaan kulit, serta membantu kulit kita untuk bernapas.

Menghilangkan Sisa-Sisa Keringat di Permukaan Kulit

Menghilangkan sisa-sisa keringat di permukaan kulit menjadi manfaat medis selanjutnya dari wudhu. Membasuh kedua tangan serta wajah ketika berwudhu bisa menghilangkan sisa-sisa keringat yang menumpuk di permukaan kulit serta bisa membuat kulit dapat bernapas dengan baik. Menurut pakar ilmuwan, membasuh kedua tangan dapat membuang energi buruk yang ada di dalam tubuh manusia melalui ujung jari yang dialiri air. Pada tangan sampai siku juga terdapat titik akupuntur yang bisa menyembuhkan penyakit pada dada, paru-paru, tenggorokan, lambung, dan anggota gerak lainnya. Selain itu, titik-titik tersebut juga bisa menghilangkan rasa cemas.

Membuat Otak Menjadi Lebih Jernih

Membasuh sebagian rambut ketika wudhu ternyata dapat membuat otak menjadi lebih jernih dalam berfikir, mempertajam ingatan, mencegah kerontokan rambut serta bisa terhindar dari penyakit pikun. Hal ini bisa terjadi karena pada area tersebut terdapat titik-titik yang berhubungan dengan otak dan syaraf manusia.

Merangsang Titik Pendengaran dan Keseimbangan Telinga

Membasuh kedua telinga dalam gerakan wudhu berarti membersihkan telinga dari kotoran, debu dan kuman yang menempel pada daun telinga dan lekukan-lekukannya. Selain itu, membersihkan telinga juga bisa merangsang titik pendengaran dan keseimbangan telinga. Dengan membasuh telinga ketika berwudhu tentu saja akan berpengaruh baik terhadap fungsi organ dalam. Adapun lingkaran luar menggambarkan punggung. Pemijatannya juga seolah menstimulasi punggung dan ruas-ruas tulang belakang.

Melindungi Kulit di Area Kaki dari Serangan Jamur

Membasuh kaki disertai pijatan ketika berwudhu ternyata bermanfaat secara medis untuk melindungi kulit area kaki dari serangan jamur. Tidak hanya itu, gerakan ini juga dapat mencegah datangnya berbagai penyakit kulit di area ini. Pijatan tersebut juga bisa mengaktifkan kembali aliran darah di pembuluh darah di bawah kulit. Orang yang membasuh kaki sampai telapak kaki dengan air dapat memunculkan perasaan tenang dan nyaman ketika telah selesai wudhu. Tentu saja hal ini bisa membuat orang tersebut terbebas dari bertumpuknya emosi psikologi yang buruk. (Dari Pelbagai Sumber)



Inilah 7 Rahasia Istighfar yang Super Dahsyat


Inilah 7 Rahasia Istighfar yang Super Dahsyat

Istighfar adalah memohon ampun kepada ALLAH Subhanahu Wata’ala dengan kalimat: Astaghfirullaahal’adzhiim atau dengan kalimat lain yang semakna.
Permohonan Ampun ini dilakukandengan hati yang tulus dan dibarengi dengan penyesalan atas kesalahan yang telah diperbuat serta bertekad untuk tidak mengulanginya.
Inilah 7 Rahasia Istighfar:

1. Mendatangkan Ampunan Allah
Maka aku berkata (kepada mereka) Mohon-lah ampun kepada RABB-mu sesungguhnya DIA adalah Maha Pengampun, (QS. Nuh :10).
2. Mengatasi Kesulitan Dan Terbuka Nya Pintu Rizky
Barangsiapa beristighfar secara rutin, pasti Allah memberinya jalan keluar dalam kesempitan dan memberi rizki yang tiada terhingga padanya, (HR. Abu Daud).
3. Menambah Kekuatan
Dan (Hud berkata): hai kaum-ku, mohon-lah Ampunan kepada RABB-mu lalu bertaubat-lah kepada-NYA, Niscaya DIA akan menurunkan hujan yang sangat deras dan Dia akan menambahkan kekuatan diatas kekuatan-Mu, (QS. Hud :52).
4. Memperoleh Banyak Kenikmatan
Dan hendak-lah kamu memohon ampun kepada rabbmu dan bertaubat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepada-mu sampai kepada waktu yang telah di tentukan, (QS. Hud :3).
5. Turunnya Rahmat
Dia berkata: “Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat”.  Qs. An-Naml Ayat 46
6. Sebagai Kafaratul Majlis
Barangsiapa yang duduk dalam satu Majlis (perkumpulan orang) lalu di dalamnya banyak perkataan sia-sianya atau (perdebatan) kemudian sebelum ia bangkit dari Majlis membaca (Istighfar):
Subhaanakallahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illa anta Astaghfiruka wa atuubu ilaih
(Maha suci engkau ya Allah, dan aku memuji-Mu dan aku bersaksi bahwa tiada Allah melainkan engkau, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu).
7. Terhindar Dari Adzab Allah
Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun, (QS. Al-Anfal :33).
https://islamidia.com