Kantor Sekretariat Rumah Sajada

Alamat : Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman D.I. Yogyakarta

Tampak Depan PAPP Rumah Sajada

Komplek Kantor dan Asrama Putri Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman

Pendopo Rumah Sajada

Komplek Asrama Putra Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putri Rumah Sajada

Komplek Asarama Putri Wirokraman Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putra

Alamat : Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Kamis, 16 Februari 2023

10 Keutamaan Surah Al Fatihah, Surah yang Mulia dan Paling Utama dalam Alquran

10 Keutamaan Surah Al Fatihah, Surah yang Mulia dan Paling Utama dalam Alquran

Surah Al Fatihah menjadi bacaan wajib dalam menjalankan ibadah salat. Keutamaan surah Al Fatihah begitu banyak, sehingga alangkah baiknya bila selalu kita baca dan amalkan.

Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW,

 

ﺍﻟﻔﺎﺗﺤﺔ ﻟﻤﺎ ﻗﺮﺋﺖ ﻟﻪ

 

Artinya: “Jika kita punya suatu hajat apa pun, surah Al Fatihah bisa menjadi perantara untuk hajat tersebut.”

Mengenal Surah Al Fatihah

Sebelum mengetahui keutamaan surah Al Fatihah, ada baiknya untuk mengenal terlebih dulu surah ini.

Surah Al Fatihah termasuk ke dalam surah Makiyah atau surah yang diturunkan di Makkah, dan terdiri dari 7 ayat.

Ada dua pendapat mengenai jumlah dari surah ini, yaitu:

Imam Malik berpendapat jika jumlah ayat dalam surah Al Fatihah hanya enam. Dan yang berpendapat bahwa ayat surah Al Fatihah hanya enam, tidak memasukkan basmalah menjadi bagian dari surah tersebut.

Imam Asy-Syafi’i berpendapat dan mengatakan jika surah Al Fatihah terdiri dari tujuh ayat, dan kebalikan dari pendapat yang pertama.

Surah Al Fatihah memiliki 139 huruf, yang terangkai dalam 25 kata.

Al Fatihah adalah surah pertama dalam Alquran yang ternyata memiliki keutamaan dari isi kandungannya.

Beberapa unsur pokok yang terdapat dalam surah Al Fatihah adalah inti dari Alquran.

Ini meliputi tentang keimanan, hukum islam, dan kisah-kisah Islam lainya. Ada pula beberapa kandungan yang mencakup tujuan dari Alquran.

Seperti prinsip dan turunan ajaran agama yang meliputi aqidah, ibadah, syariah, keyakinan atas hari akhir, keimanan atas sifat mulia Allah SWT, pengesaan dalam penyembahan, juga permohonan pertolongan melalui doa.

Menurut Jurnal Iman dan Spiritualitas UIN SGD Bandung, surah Al Fatihah juga memiliki nilai-nilai akhlak yang sangat penting bagi generasi penerus bangsa, serta menjadi modal bagi seseorang untuk menjalani kehidupan yang sukses di masa depan.

Keutamaan Surah Al Fatihah

Apa saja ya keutamaan surah Al Fatihah atau surah yang disebut Ummul Quran ini?

1. Induknya Alquran

Dinamakan Ummul Quran dan Ummul Kitab, karena surah ini mencakup seluruh tujuan-tujuan agama.

Hal ini seperti yang disebut dalam hadis Rasulullah SAW,

 

ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﺃُﻡُّ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ ﻭَﺃُﻡُّ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ ﻭَﺍﻟﺴَّﺒْﻊُ ﺍﻟْﻤَﺜَﺎﻧِﻲ

 

Artinya: “Surah alhamdulillah (yaitu Al Fatihah) adalah ummul quran, ummul kitab dan as sab’ul matsani,” (HR Tirmidzi).

2. Dapat Menyembuhkan Penyakit

Keutamaan surah Al Fatihah untuk menyembuhkan penyakit disebut juga sebagai as-Syifa yang berarti obat.

Dalam kitab Fadhoil Suwar wa Ayat Qur’aniyah’ karya Sayyid Muhammad Saad ibnu Alawi al Idrusi, dijelaskan bahwa Abdul Malik bin Umair mengatakan:

 

ﺍﻟﻜﺘﺎﺏ ﺷﻔﺎﺀ ﻣﻦ ﻛﻞ ﺩﺍﺀﻓﺎﺗﺤﺔ

 

Artinya: "Surah yang menjadi pembuka dalam Alquran adalah obat segala sesuatu, surah tersebut adalah surah Al Fatihah."

Allah SWT juga telah menegaskan bahwa Alquran adalah obat bagi berbagai macam penyakit, dalam firmannya,

 

وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلۡقُرۡءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٞ وَرَحۡمَةٞ لِّلۡمُؤۡمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارٗا

 

"Wa nunazzilu minal-qur`āni mā huwa syifā`uw wa raḥmatul lil-mu`minīna wa lā yazīduẓ-ẓālimīna illā khasārā."

Artinya: "Dan Kami turunkan dari Alquran suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Alquran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian," (QS Al Isra’: 82).

3. Syarat Sah Salat

Keutamaan surah Al Fatihah lainnya adalah menjadi syarat sah dan tidak sahnya salat seseorang.

Karena surah ini adalah salah satu rukun dari salat, sehingga tidak ada salat seseorang tanpa adanya Al Fatihah. Rasulullah SAW bersabda,

 

ﻟَﺎ ﺻَﻠَﺎﺓَ ﻟِﻤَﻦْ ﻟَﻢْ ﻳَﻘْﺮَﺃْ ﺑِﻔَﺎﺗِﺤَﺔِ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏِ

 

Artinya: "Tidak sah salatnya orang yang tak membaca Surah Al Fatihah," (HR Muslim).

4. Surah yang Mulia

Sebagaimana dalam sebuah bahwa Abu Sa’id bin Mu’alla berkata,

“Pada suatu hari, aku sedang salat di Masjid. Selesai salat, aku dipanggil Rasulullah SAW.

Kemudian Rasulullah SAW pun bersabda,

"Aku akan mengajarkanmu sebuah surah yang teragung di dalam alquran sebelum engkau keluar dari masjid."

Aku bertanya, "Surah apakah itu wahai Rasulullah?"

Rasulullah SAW kembali bersabda,

"(Ia adalah surah) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ia adalah tujuh ayat yang diulang-ulang (dalam setiap rakaatnya) dan Alquran yang agung yang diberikan kepadaku,"” (HR Bukhari, Abu Dawud, dan Nasa’i).

5. Surah yang Paling Utama

Abu Hurairah meriwayatkan bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:

“Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin adalah Umm Alquran, Umm al-Kitab, as-Sab’ul Matsani, Alquran al-‘Azhim, ash-Shalat, asy-Syifa dan ar-Ruqyah,” (HR. Tirmidzi).

6. Terdapat Munajat Antara Hamba dan Allah SWT

Abu Hurairah mengatakan bahwa suatu saat Rasulullah SAW bersabda:

“Allah telah berfirman, 'Aku telah membagi (kandungan makna) surah Al Fatihah untuk-Ku dan untuk hamba-Ku menjadi dua bagian, dan Aku akan mengabulkan apa yang hamba-Ku pinta.'

Apabila dia membaca, 'Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.'

Allah akan membalasnya dengan berfirman, 'Hamba-Ku telah memuji-Ku.'

Apabila dia membaca, 'Zat yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.'

Allah berfirman, 'Hamba-Ku telah memuji-Ku.'

Apabila dia membaca, 'Yang menguasai di hari pembalasan.'

Allah berfirman, 'Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku.'

Apabila dia membaca, 'Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.'

Allah berfirman, 'Ini adalah urusan antara Aku dan hamba-Ku, dan aku akan mengabulkan apa yang hamba-Ku pinta.'

Apabila dia membaca, 'Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang yang telah Engkau beri nikmat (iman) kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.'

Allah berfirman, 'Ini adalah untuk hamba-Ku, dan dia akan mendapatkan apa yang dua pinta',” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’I dan Ibnu Majah).

7. Surah untuk Merukiah

Keutamaan surah Al Fatihah dapat dijadikan sebagai surah rukyah. Melansir dari Islam Pos, hal tersebut dijelaskan dalam cerita oleh Said al Khudri yang berkisah,

“Kami pernah berada dalam perjalanan, lalu kemudian kami singgah hingga tiba-tiba datanglah seorang budak perempuan.

Ia berkata 'Kepala suku kami tersengat binatang sedang orang-orang kami tak ada di tempat. Adakah di antara kalian yang bisa merukyah?'

Lalu seorang dari mereka berdiri dan pergi. Awalnya, mereka tak menyangka bahwa orang yang berdiri bisa merukyah.

Orang itu pun lalu membacakan rukyah hingga kepala suku dari budak perempuan itu pun sembuh.

Kepala suku pun memberikan ia tiga puluh ekor kambing, sementara mereka diberikan susu.

Setelah kembali, orang itu pun ditanya oleh teman-temannya, lalu ia menjawab,

'Tak ada yang kubaca dalam rukyah selain Ummul Kitab.'

Setibanya mereka di Madinah, mereka pun mengadu kepada Rasulullah SAW.

Dari sana, Rasulullah SAW bersabda,

'Bagaimana bisa dia tau Al Fatihah merupakan rukyah? Bagi-bagilah kambing itu dan berikan kepadaku satu',” (HR Al Bukhari dan Muslim).

8. Setiap Hurufnya Mengandung Pahala dari Allah SWT

Keutamaan surah Al Fatihah dikatakan bahwa setiap hurufnya mengandung pahala yang baik.

Hal tersebut dijelaskan dalam cerita oleh Ibn Abbas.

Dalam kisahnya tersebut, Rasulullah SAW sedang bersama malaikat Jibril.

Lalu secara tiba-tiba malaikat Jibril mendengar suara keras dari atas.

Ia pun langsung mengarahkan pandangan ke atas. lalu ia berkata pada Rasulullah bahwa suara itu adalah pertanda dibukanya suatu pintu.

Pintu tersebut sebelumnya belum pernah sekalipun dibuka.

Lalu malaikat Jibril pun berkata,

“Sampaikan kepada umatmu mengenai berita gembira dua cahaya ini, kedua cahaya itu diberikan kepadamu yang belum pernah sekalipun diberikan kepada nabi sebelummu.

Yakni surat Al Fatihah dan beberapa ayat terakhir surat Al Baqarah.

Tidaklah kamu baca satu huruf saja kecuali akan mendapat pahala dari-Nya,” (HR. Muslim).

9. Sebagai Doa untuk Meminta Jodoh

Keutamaan surah Al Fatihah juga bisa dikatakan sebagai bacaaan yang dapat mendatangkan jodoh.

Meski tidak secara langsung, namun dalam kitab Tafsir Ayat al-Ahkam Min Alquran, dijelaskan bahwa surah Al Fatihah didapati ayat basmalah pada ayat pertama.

Yaitu lafaz "bismillahirrahirrahmanirrahim".

Ayat basmalah yang menjadi awalan dalam surah Al Fatihah memberi indikasi yang terang agar seluruh amal perbuatan seorang Muslim wajib didahului dengan mengucapkan basmalah.

Hal ini selaras dengan hadis Nabi,

“Setiap urusan kehidupan yang tidak diawali dengan ucapan bimillahirrahmanirrahim maka dia akan terputus,” (Riwayat Abu Daud).

Selain itu, kita tahu salat yang paling utama setelah salat fardu adalah salat tahajud.

Ketika melakukan salat tahajjud, insya Allah segala doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT, termasuk bila kita menginginkan agar dapat didatangkan jodoh.

Ketika salat tahajud, kita dianjurkan untuk membaca surat Al Fatihah dan dilanjutkan dengan Al Baqarah.

Dengan begitu, ini menunjukkan bahwa membaca surah Al Fatihah dapat menjadi keutamaan yang baik dalam mendatangkan jodoh.

10. Mengandung 7 Ayat Pujian yang Dibaca Berulang

Melansir dari Jatim NU, dijelaskan bahwa surah Al Fatihah sebelumnya tidak pernah ditemukan dalam kitab lainnya, seperti kitab Taurat, Injil, dan Zabur.

Surah ini juga tidak ada yang menyerupainya dalam Alquran. Surat ini pun disebut dengan nama sab'un minal matsani (tujuh ayat yang selalu terulang).

 

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَٰكَ سَبْعًا مِّنَ ٱلْمَثَانِى وَٱلْقُرْءَانَ ٱلْعَظِيمَ

 

"Wa laqad ātaināka sab'am minal-maṡānī wal-qur`ānal-'aẓīm."

Artinya: "Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan Alquran yang agung," (QS Al-Hijr: 87).

Setelah mengetahui keutamaan surah Al Fatihah ini, semoga dapat meningkatkan amal ibadah menjadi lebih baik lagi.

 

13 Keutamaan Membaca Sholawat Nabi SAW

13 Keutamaan Membaca Sholawat Nabi SAW

 

JAKARTA, iNews.id – Keutamaan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sangat besar karena akan mendapat syafa'at atau pertolongan kelak di hari kiamat. 

Momen Maulid Nabi Muhammad SAW yang diperingati tiap 12 Rabiul Awal harus dimanfaatkan dengan baik oleh Muslim untuk banyak membaca sholawat. Tahun ini, peringatan Maulid Nabi SAW

Peringatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk ungkapan kebahagiaan dan rasa syukur umat manusia atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa rahmat bagi alam sekalian. 

Sholawat merupakan ibadah mulia, Allah dan para malaikat-Nya juga menghaturkan shoalwat kepada Nabi SAW sebagaimana firman-Nya:

 

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

 

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al Ahzab: 56)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan mengenai ayat tersebut bahwa Imam Bukhari mengatakan dari Abul Aliyah telah mengatakan bahwa yang dimaksud dengan shalawat dari Allah ialah pujian-Nya kepada Nabi SAW di kalangan para malaikat, dan shalawat dari para malaikat ialah doa mereka untuk Nabi SAW. Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yusalluna ialah memberikan keberkahan.

Berikut 13 keutamaan membaca sholawat Nabi yang perlu diketahui Muslim:

1. Mendapat Syafaat

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ؛ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً".

 

Dari Abdullah ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Orang yang paling berhak mendapat syafaatku kelak di hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca shalawat untukku.

2. Mendapat Keutamaan

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {إنَّ أوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ القِيَامَةِ أكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلاَةً}.

 

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Sesungguhnya orang yang lebih utama bersamaku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku".

Dalam riwayat lain disebutkan diangkat derajatnya.

 

حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

 

Telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik dia berkata; Rasulullah Shalallah Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan mengucapkan shalawat kepadanya sepuluh kali, dihapuskan darinya sepuluh kesalahan, dan ia diangkat sepuluh derajat untuknya." (HR. Nasai) [ No. 1297 Maktabatu Al Maarif Riyadh] Shahih).

3. Penghancur dan Penghapus Dosa

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {صَلاَتُكُمْ عَلَيَّ مَحَّاقَةٌ}.

 

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Sholawat kalian kepadaku itu pengahancur (dosa-dosa)".

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَنْ صَلَّى عَلَيَّ في كُلِّ جُمُعَةٍ أرْبَعِينَ مَرَّةً مَحَا الله ذُنُوبَهُ كُلَّهَا}.

 

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Barang siapa bersholawat kepadaku di setiap hari jum`at sebanyak 40 kali maka Allah menghapus semua dosa-dosanya".

 

4. Pembuka Pintu Doa

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَا مِنْ دُعاءٍ إلا بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّماءِ حِجَابٌ حَتَّى يُصَلِّيَ عَلَيَّ ، فإذا صَلَّى عَلَيَّ انْخَرَقَ ذٰلِكَ الحِجَابُ وَرُفِعَ الدُّعَاءُ}.

 

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Tiadalah sebuah do`a terkecuali diantara do`a tersebut dan langit ada hijab hingga dibacakan sholawat untukku. Ketika dibacakan sholawat untukku maka terbukalah hijab tersebut dan diangkatlah do`a ".

 

5. Hajatnya Dikabulkan

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَنْ صَلَّى عَلَيَّ فِي يَوْم مائَةَ مَرَّةٍ قَضَى الله لَهُ مائَةَ حَاجَةٍ سَبْعِينَ مِنْهَا لآخِرَتِهِ وَثَلاثِينَ مِنْهَا لِدُنْيَاهُ}.

 

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Barang siapa bersholawat seratus kali dalam sehari maka Allah menunaikan seratus hajatnya. Tujuh puluh untuk hajat akheratnya dan tiga puluh untuk hajat dunianya."

 

6. Dijauhkan dari Kebakhilan

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَخِيلُ الَّذِي مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ

 

Dari Abdullah bin Ali bin Husain bin Ali bin Abu Thalib dari ayahnya dari Husain bin Ali bin Abu Thalib dari Ali bin Abu Thalib ia berkata; Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Orang yang bakhil adalah orang yang apabila aku disebutkan di hadapannya maka ia tidak mengucapkan shalawat kepadaku." (HR. Tirmidzi) [ No. 3546 Maktabatu Al Maarif Riyadh] Shahih.

 

7. Diterima Amalnya Ibadah Sholat

 

مِنْ رِوَايَةِ عَبْدُ الْمُهَيْمِنِ بْنُ عَبَّاسِ بْنِ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: "لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا وُضُوءَ لَهُ، وَلَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ، وَلَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يُصَلِّ عَلَى النَّبِيِّ، وَلَا صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يُحِبَّ الْأَنْصَارَ

 

Dari Abdul Muhaimin ibnu Abbas ibnu Sahl ibnu Sa'd As-Sa'idi, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Rasulullah Saw. yang telah besabda: Tiada shalat bagi orang yang tidak berwudu, tiada wudu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah padanya, tiada shalat bagi orang yang tidak membaca salawat untuk Nabi, dan tiada salat bagi orang yang tidak mencintai sahabat Ansar. (HR Ibnu Majah)

 

8. Dimohonkan Ampun Malaikat

 

عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ: سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَامِرِ بْنِ رَبِيعَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: "مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً لَمْ تَزَلِ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَيْهِ مَا صَلَّى عَلَيَّ، فَلْيُقِلَّ عَبْدٌ مِنْ ذَلِكَ أَوْ لِيُكْثِرْ".

 

Dari Abdullah ibnu Amir ibnu Rabi'ah menceritakan hadis berikut dari ayahnya yang menceritakan bahwa ia pernah mendengar Nabi Saw bersabda: Barang siapa yang mengucapkan sholawat untukku sekali, maka para malaikat terus-menerus memohonkan ampunan buatnya selama ia masih membaca salawat. Karena itu, hendaklah seseorang hamba membaca salawat, baik banyak ataupun sedikit.

9. Dihindarkan dari Kesusahan Dunia dan Akhirat

 

عَنِ الطُّفَيْلِ بْنِ أُبَيٍّ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَرَأَيْتَ إِنْ جعلتُ صَلَاتِي كُلَّهَا عَلَيْكَ؟ قَالَ: "إِذَنْ يَكْفِيكَ اللَّهُ مَا أهَمَّك مِنْ دُنْيَاكَ وَآخِرَتَكَ"

 

Dari At-Tufail ibnu Ubay, dari ayahnya yang menceritakan bahwa seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah Saw., "Wahai Rasulullah, bagaimanakah pendapatmu jika kujadikan semua doaku untukmu?" Rasulullah Saw. menjawab: Kalau demikian, Allah akan menghindarkan dirimu dari kesusahan dunia dan akhiratmu.

 

10. Mendapat Rahmat Allah

 

عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ: خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَوَجَّهُ نَحْوَ صَدَقَتِهِ، فَدَخَلَ فَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ، فخر ساجدا، فأطال السُّجُودَ، حَتَّى ظَنَنْتُ أَنَّ اللَّهَ قَدْ قَبَضَ نَفْسَهُ فِيهَا، فَدَنَوْتُ مِنْهُ ثُمَّ جَلَسْتُ، فَرَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ: "مَنْ هَذَا؟ " فَقُلْتُ: عَبْدُ الرَّحْمَنِ. قَالَ: "مَا شَأْنُكَ؟ " قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، سَجَدْتَ سَجْدَةً خَشِيتُ أَنْ [يَكُونَ] اللَّهُ، عَزَّ وَجَلَّ، قَبَضَ نَفْسَكَ فِيهَا. فَقَالَ: "إِنَّ جِبْرِيلَ أَتَانِي فَبَشَّرَنِي أَنَّ اللَّهَ، عَزَّ وَجَلَّ، يَقُولُ لَكَ: مَنْ صَلَّى عَلَيْكَ صَلِّيْتُ عَلَيْهِ، وَمَنْ سَلَّمَ عَلَيْكَ سَلَّمْتُ عَلَيْهِ -فسجدتُ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ، شُكْرًا"

 

Dari Abdur Rahman ibnu Auf yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. bangkit, lalu menuju ke arah kebun kurma hasil zakat, kemudian beliau masuk ke dalamnya dan menghadap ke arah kiblat, lalu bersujud. Beliau melakukan sujudnya dalam waktu yang cukup lama, sehingga aku menduga bahwa Allah Swt. telah mencabut nyawanya dalam sujud itu. Aku mendekatinya dan duduk di dekatnya, maka beliau mengangkat kepalanya (dari sujudnya) dan bersabda, "Siapakah orang ini?" Aku menjawab, "Abdur Rahman." Nabi Saw. bertanya,

"Ada perlu apa?" Aku menjawab, "Wahai Rasulullah, engkau telah melakukan sujud cukup lama dan saya merasa khawatir bila Allah mencabut nyawamu dalam sujudmu itu." Maka Rasulullah Saw. bersabda: Sesungguhnya Jibril telah datang kepadaku dan menyampaikan berita gembira kepadaku, bahwa Allah Swt. telah berfirman ditujukan kepadaku, "Barang siapa yang mengucapkan salawat untukku, maka Dia akan mencurahkan rahmat dan berkah­Nya kepadanya. Dan barang siapa yang mengucapkan salam penghormatan kepadaku, maka Dia akan membalasnya, " karena itulah aku bersujud kepada Allah Swt. sebagai ungkapan rasa syukur (ku kepada-Nya).

11. Diberi Sholawat 10 Kali

 

قال النبي صلى الله عليه وسلم: {مَنْ صَلَّى عَليَّ وَاحِدَةً صَلَّى الله عَلَيْهِ عَشْرا}.

 

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Barang siapa bersholawat kepadaku sekali, maka Allah memberi sholawat untuknya sepuluh kali."

12. Masuk Surga

 

وقال النبي صلى الله عليه وسلم: {مَنْ صَلَّى عَلَيَّ ألفَ مَرَّةٍ لم يَمُتْ حَتَّى يُبَشَّرُ لَهُ بِالجَنَّةِ}.

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Barang siapa bersholawat kepadaku 1.000 kali maka takkan meninggal dunia sehingga diberikan kabar gembira masuk surga".

13. Tidak Disentuh Api Neraka

 

وقال صلى الله عليه وسلم: {مَنْ صَلَّى عَليَّ صَلاةً واحِدَةً صَلَّى الله عَلَيْهِ بِهَا عَشْرا، وَمَنْ صَلَّى عَليَّ عَشْرا صَلَّى الله عَلَيْهِ بِها مائَةً، وَمَنْ صَلَّى عَليَّ مائَةً صَلَّى الله عَلَيْهِ بها ألْفا، وَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ ألْفا لم تَمسَّهُ النَّارُ}.

 

Nabi Shollallohu alaihi wasallam bersabda : "Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, maka karenanya Allah bersholawat sepuluh kali baginya. Barang siapa bersholawat kepadaku sepuluh kali, maka karenanya Allah bersholawat seratus kali baginya. dan Barang siapa yang bersholawat 1.000 kali maka takkan disentuh api neraka". Barang siapa bersholawat kepadaku seratus kali, maka karenanya Allah bersholawat seribu kali baginya.

Arti Sholawat

Secara bahasa, sholawat berasal dari kata sholah yang berarti doa atau seruan kepada Allah SWT. 

Oleh karena itu, membaca sholawat untuk Nabi Muhammad SAW dimaksudkan untuk mendoakan dan memohon berkah dari Allah SWT untuk keselamatan dan kesejahteraan.

Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Misbahul Munir (Kyai Misbah) menjelaskan, sholawat merupakan ibadah yang sangat khusus. Sebab, Allah SWT mencontohkan sendiri sebelum memerintahkan kepada malaikat. Setelah itu, barulah diperintahkakn kepada umat Islam.

"Sholawat ini merupakan ibadah yang sangat khusus, karena Allah sendiri yang mencontohkan, kemudian diperintahkan langsung kepada malaikat. Baru setelah itu diperintahkan kepada kita kaum muslimin, muslimat, mukminin dan mukminat," ujar Kyai Misbah, seperti dikutip dari Kiswah.

Sholawat jika datangnya dari Allah SWT, diartikan sebagai pemberian rahmat. Kemudian jika dari malaikat, hal itu berarti meminta ampunan, serta jika datang dari mukmin, hal itu sebagai sebuah doa agar diberi rahmat. 

Wallahu A’lam Bissawab

 

Editor : Kastolani Marzuki

https://www.inews.id

https://www.inews.id

 

10 Keutamaan Membaca Shalawat Nabi

10 Keutamaan Membaca Shalawat Nabi

 

 Merdeka.com - Keutamaan membaca shalawat Nabi penting diketahui umat muslim. Selain doa, umat muslim juga dianjurkan memperbanyak amalan lain yang bermanfaat. Salah satunya adalah membaca shalawat Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan membaca shalawat Nabi ada beragam. Salah satu keutamaan membaca shalawat Nabi bisa menghapuskan dosa. Amalan ini dapat dilakukan kapan saja, baik dibaca sebagai dzikir setelah sholat maupun dibaca kapan pun untuk mengisi waktu luang.

Membaca shalawat nabi juga dianjurkan di waktu-waktu tertentu, terutama di bulan Sya’ban, sebelum memasuki Ramadan. Terdapat berbagai keutamaan membaca shalawat nabi yang bisa Anda dapatkan.

Mulai dari meningkatkan derajat dan kebaikan, menghapuskan keburukan, hingga menambah pahala. Bukan hanya itu, keutamaan membaca shalawat nabi juga dapat memberikan ampunan dosa dan menjadi penghibur kelak di alam kubur.

Keutamaan Membaca Shalawat Nabi: Mendapatkan Shalawat dari Allah, Rasulullah, dan Malaikat

Mendapatkan balasan shalawat dari Allah

Keutamaan membaca shalawat nabi yang pertama yaitu akan mendapatkan balasan shalawat dari Allah. Dikatakan, bagi siapa saja yang membaca shalawat untuk Nabi Muhammad SAW, maka Allah akan membalas 10 kali shalawat untuknya. Ini pun disebutkan dengan jelas dalam sebuah hadist, di mana Rasulullah bersabda, “Siapa yang bershalawat untukku sekali, maka Allah swt bershalawat untuknya 10 kali.”

Mendapatkan sambutan shalawat dari Rasulullah

Manfaat keutamaan membaca shalawat nabi berikutnya yaitu akan mendapatkan sambutan shalawat dari Rasullullah. Setiap umat muslim yang bershalawat kepada Nabi Muhammad, maka beliau sendiri akan menyambut dengan bershalawat untuknya.

Bukan hanya itu, orang yang bershalawat untuk nabi juga akan dicatat sebagai 10 kebaikan. Dalam sebuah hadist riwayat Imam Thabrani dari Sahabat Anas bin Malik dikatakan, “Siapa yang bershalawat untukku maka shalawat itu akan sampai padaku dan aku akan bershalawat untuknya, dan baginya akan dicatat 10 kebaikan.”

Malaikat turut membaca shalawat

Bukan hanya Allah dan Rasulullah, Malaikat juga turut bershalawat pada orang-orang yang membaca shalawat nabi. Bahkan, para malaikat membalas dengan 70 kali bacaan shalawat nabi bagi siapa saja yang melakukan amalan ini.

Ini dijelaskan dalam hadist riwayat Imam Ahmad dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang bershalawat untuk Nabi Muhammad saw sekali, maka Allah swt dan malaikatnya akan bershalawat untuknya 70 kali.”

Keutamaan Membaca Shalawat Nabi: Meningkatkan Derajat hingga Mendapatkan Ampunan Dosa

Meningkatkan derajat

Manfaat keutamaan membaca shalawat nabi selanjutnya yaitu dapat meningkatkan derajat. Dikatakan bahwa siapa saja yang membaca shalawat untuk Nabi Muhammad, maka akan diangkat derajatnya, ditambahkan kebaikan, serta dihapuskan keburukan baginya.

Dalam hadist riwayat Imam Thabrani, Imam An-Nasai, dan Imam Al-Bazzar dari Abu Burdah bin Nayar, Rasulullah bersabda, “Siapa yang bershalawat kepadaku dari umatku shalawat secara ikhlas dari hatinya, Allah swt akan bershalawat untuknya 10 kali shalawat, menaikkan derajatnya 10 kali, mencatat untuknya 10 kali kebaikan, dan menghapuskan untuknya 10 keburukan.”

Mendapatkan pahala

Mendapat pahala juga termasuk salah satu keutamaan membaca shalawat nabi yang bisa Anda dapatkan. Dalam hal ini, bagi siapa saja yang bershalawat maka akan mendapatkan pahala setara dengan membebaskan 10 budak dengan tulus karena Allah. Ini didasarkan dari hadist riwayat Ibnu Abi Ashim dari Al-Barra bin Azib ra, bahwa orang yang bershalawat akan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah.

Mendapatkan ampunan dosa

Keutamaan bershalawat nabi berikutnya tak lain adalah diampuni dari dosa-dosa. Bukan hanya mendapatkan pahala kebaikan, Anda akan diampuni dari segala dosa oleh Allah jika membaca shawalat untuk Nabi Muhammad SAW.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Ashim dan Al-Thabrani dari Abu Kahil, Rasulullah bersabda, “Wahai Abu Kahil, siapa yang bershalawat untukku saban hari tiga kali dan saban malam tiga kali karena cinta dan rindu kepadaku, sungguh Allah akan mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari itu.”

Keutamaan Membaca Shalawat Nabi: Menjadi Penghibur di Alam Kubur hingga Memberikan Keberkahan

Menjadi penghibur di alam kubur

Keutamaan membaca shalawat nabi juga dapat memohonkan ampun dari semua kesalahan dan akan menjadi penghibur di alam kubur kelak kemudian hari. Di mana hanya amal ibadah yang menjadi teman bagi setiap makhluk hidup yang telah mati dan dikubur. Maka sudah semestinya bagi seluruh umat muslim untuk memperbanyak amalan baik sebagai bekal di kehidupan akhirat nanti.

Mendapatkan syafaat Rasulullah

Membaca shalawat nabi juga dapat membantu Anda mendapatkan syafaat dari Rasulullah. Syafaat dalam hal ini adalah pertolongan.

Di mana, pada kehidupan akhirat nanti hanyalah orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Rasulullah dari berbagai kesulitan yang harus dijalani di hari akhir. Maka dengan memperbanyak amalan shalawat nabi, Anda bisa mendapatkan pertolongan Rasulullah dengan lebih mudah.

Menghapuskan kefakiran

Keutamaan membaca shalawat nabi juga dapat menghapuskan kefakiran. Dikatakan, bagi siapa saja yang membaca shalawat nabi, maka Allah akan meniadakan kefakiran baginya dan memberikan limpahan kebaikan yang bermanfaat.

Meskipun termasuk amalan sunah, namun bacaan shalawat ini memberikan banyak sekali manfaat kebaikan selama hidup di dunia, bahkan kelak di akhirat.

Mengalirkan keberkahan

Manfaat keutamaan membaca shalawat Nabi Muhammad SAW yang terakhir namun tak kalah penting yaitu mengalirkan berkah. Umat muslim yang bershalawat untuk nabi maka akan termasuk golongan manusia yang paling utama di sisi-Nya. Bukan hanya itu, Allah juga akan mengalirkan keberkahan dan kebaikan bagi siapa saja yang bershalawat pada Rasul utusan Allah. Bahkan keberkahan tersebut akan terus mengalir hingga anak dan cucunya.

 

 [ayi]

Reporter : Ayu Isti

https://www.merdeka.com

 

 

Rabu, 15 Februari 2023

7 Bacaan Doa untuk Pembuka Pintu Rezeki dari Segala Penjuru

7 Bacaan Doa untuk Pembuka Pintu Rezeki dari Segala Penjuru

 

 

 

Doa pembuka pintu rezeki di bawah ini cocok di baca bagi kamu umat Muslim saat hendak memulai aktivitas.

1. Doa agar dimudahkan dalam mencari rezeki

Selain ingin pintu rezeki dibuka selebar-lebarnya, Anda pasti juga ingin agar rezeki tersebut dapat diperoleh dengan cara yang mudah, bukan? Anda bisa memanjatkan doa agar hal tersebut diijabah oleh Allah SWT.

Berikut doa agar dimudahkan dalam mencari rezeki:

 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلاَ مَشَقَّةٍ وَلاَ ضَيْرٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

 

Alloohumma innii as-aluka an tarzuqonii rizqon halaalan waasi’an thoyyiban min ghoiri ta’abin wa laa masyaqqotin wa laa dhoirin innaka ‘alaa kulli syai-in qodiir.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar melimpahkan rezeki kepadaku berupa rezeki yang halal, luas dan tanpa susah payah, tanpa memberatkan, tanpa membahayakan dan tanpa rasa lelah dalam memperolehnya. Sesunggunya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.”

2. Doa agar mendapatkan rezeki yang halal

Rezeki halal tentu menjadi hal yang wajib bagi umat muslim. Pasalnya, semua yang kita miliki ini hanya titipan yang akan dipertanggungjawabkan di hari akhir. Tentu Anda tidak ingin hisab di akhirat menjadi berat akibat rezeki yang tidak halal.

Berikut doa agar mendapatkan rezeki yang halal:

 

اَللّٰهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

 

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Artinya:

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” - (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322)

3. Doa agar harta yang diperoleh berkah

Sebaik-baiknya rezeki ialah apabila berkah. Rezeki yang berkah merupakan rezeki yang membawa kebaikan dan dipergunakan untuk kebaikan. Harta yang berkah juga mampu membuat rumah tangga menjadi harmonis lho.

Berikut doa agar harta yang diperoleh berkah:

 

اَصْلِحِ لِيْ دِيْنِيْ وَوَسِعِ لِيْ فِيْ دَاِرِيْ وَبَارِكْ لِيْ فِيْ رِزْقِيْ اَللّٰهُمَّ

 

Alloohumma ashlihli lii diinii wa wassi’lii fii daarii wa baarik lii fii rizqii.

Artinya:

“Ya Allah perbaikilah agamaku (yang menjadi pokok urusanku) lapangkanlah tempat tinggalku, dan berikanlah keberkahan pada rezekiku.”

4. Doa agar terhindar dari harta haram

Rezeki yang tidak halal tentu harus dihindari oleh umat muslim. Rezeki yang tidak halal atau haram bisa membawa ke-mudhorotan atau dampak negatif pada penerimanya. Bahkan, penerima harta haram tidak akan diterima doanya oleh Allah SWT.

Berikut doa agar terhindar dari harta yang haram:

 

اَللّٰهُمَّ اَكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

 

Allahummakfini bihalalika 'an haramik wa aghnini bifadhlika amman siwak.

Artinya:

“Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu.” - (HR. Ahmad)

5. Doa agar diberi ketenangan hati

Nyatanya, rezeki bukan hanya berupa harta dan materi. Tentu akan percuma bila memiliki harta yang berlimpah, namun hati selalu resah. Maka dari itu, ketenangan hati juga menjadi salah satu rezeki.

Berikut doa agar diberi ketenangan hati:

 

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

 

Bismillahi tawakaltu'alallahi walaa haola walaaquwwata illa billahi.

Artinya:

"Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada-Mu, tiada daya dan upaya melainkan Engkau.”

6. Doa agar terhindar dari segala kesulitan

Seperti halnya dengan ketenangan hati, terhindar dari masalah di dunia maupun di akhirat juga merupakan salah satu rezeki yang perlu disyukuri. Kehidupan yang damai akan mengantarkan pada kebahagiaan.

Berikut doa agar terhindar dari segala kesulitan:

 

اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنَ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

 

Allahumma Innii As-alikal ‘Afwa Wal ‘Aaffiyah Fid Dun-yaa Wal Aakhirah. Allahumma Innii As-Alukal ‘Afwa Wal ‘Aafiyah Fi Diini Wa Dunyaa-ya Wa Ahlii Wa Maalii. Allahummas-Tur ‘Au-Raatii Wa Aamin Rau-‘aatii.

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku mohon ampunan-Mu dan bebaskanlah aku dari masalah di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon ampunan kepada-Mu agar terhindar dari masalah dalam urusan agama, dunia, keluarga dan hartaku."

7. Doa agar suami dilimpahkan harta serta panjang umur

Anda tentu menginginkan segala hal baik untuk belahan jiwa Anda. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk mendukung suami Anda, yaitu dengan memanjatkan doa agar suami diberi kelancaran harta dan panjang umur.

Berikut doa agar suami dilimpahkan harta serta panjang umur:

 

اللَّهُمَّ أكْثِرْ مَالَ زَوْجِيْ، وَبَارِكْ لَهُ فِيمَا أعْطَيْتَهُ وَأطِلْ حَيَاتَهُ عَلَى طَاعَتِكَ، وَأحْسِنْ عَمَلَهُ وَاغْفِرْ لَهُ

 

Allahumma aktsir mala zauji wa barik lahu fima a'thoitahu wa athil hayatahu 'ala tho'atika wa ahsin 'amalahu waghfirlahu.

Artinya:

“Ya Allah, perbanyaklah harta suamiku serta berkahilah karunia yang Engkau berikan padanya, panjangkanlah umurnya dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalnya serta ampunilah dosa-dosanya."

Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad dalam sebuah ceramahnya menyebutkan, ada 1 doa yang bisa membuka pintu rezeki serta mengatasi segala persoalan keuangan

Selain mengamalkan doa ini lanjut Ustadz Abdul Somad, tentu kita juga harus berusaha mencari jalan keluar dari permasalahan yang kita hadapi.

Karena doa dan usaha harus kita lakukan secara bersamaan.

Menurut Ustadz Abdul Somad, doa pembuka pintu rezeki ini memiliki banyak keistimewaan.

Karena selain bisa membuka pintu rezeki, doa ini juga bisa menenangkan fikiran sehingga kita bisa berfikir jernih dalam menyelesaikan permasalahan kita.

“Jadi doa ini bisa kita amalkan saat sedang mengalami kesulitan terutama terkait uang,” kata Ustadz Abdul Somad.

Untuk mengobati rasa penasaran para jamaah, Ustadz Abdul Somad akhirnya membacakan doa yang ditunggu-tunggu tersebut.

"Allahumma Inni a'udzubika minal hammi wal huzni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dhola'id daini, wa gholabatir rijali,” sebut Ustadz Abdul Somad.

"Artinya, Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Mu dari rasa sedih serta duka cita ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban hutang serta tekanan orang-orang jahat,” jelas Ustadz Abdul Somad

Kita harus memahami makna dari doa pembuka pintu rezeki kemudian kita amalkan terang Ustadz Abdul Somad.

Karena sejatinya, Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, sebelum kaum itu sendiri yang berusaha merubahnya.

“Tetap berusaha, beribadah, berdoa, niscaya segala persoalan akan menemui titik terang,” kata Ustadz Abdul Somad.

Itulah ulasan tentang amalan yang bisa memperlancar rezeki bahkan menyelesaikan persoalan terkait hutang menurut Ustadz Abdul Somad. *

 

Editor: Nur Pratama

https://kaltim.tribunnews.com

 

5 Doa Mendatangkan Rezeki yang Tidak Terduga

5 Doa Mendatangkan Rezeki yang Tidak Terduga

 

KETAHUI doa mendatangkan rezeki yang tidak terduga berikut ini. Diketahui bahwa setiap umat manusia sudah ditetapkan rezeki yang didapat di dunia. Lalu terdapat doa-doa agar rezeki dilancarkan Allah Subhanahu wa ta'ala.

Dalam ajaran agama Islam diajarkan bahwa untuk meraih rezeki, tidak cukup hanya bekerja keras. Setiap Muslim harus melengkapi ikhtiar tersebut dengan doa.

Ada doa-doa mendatangkan rezeki yang tidak terduga, berikut ini beberapa di antaranya, sebagaimana dihimpun dari aplikasi Apa Doanya.

Doa 1

 

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ، فَإِنَّهُ لاَ يَمْلِكُهَا إِلاَّ أَنْتَ

 

Allaahumma innii as-aluka min fadhlika wa rohmatik, fa-innahu laa yamlikuhaa illaa anta.

"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu akan sebagian karunia-Mu dan rahmat-Mu, karena sesungguhnya tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau."

(HR Abu Nu'aim dalam Al Hilyah dan Thabrani dalam al Mu'jam al Kabir. Al Haitsami mengatakan, "Diriwayatkan oleh Thabrani dan para perawinya adalah perawi kitab shahih selain Muhammad bin Ziyad al Burjumi dan dia adalah perawi yang tsiqoh." Al Albani dalam Silsilah Shahihah nomor 1543 mengatakan, "Sanadnya menurutku shahih." Dalam Shahih al Jami' nomor 1278, Syekh Al Albani juga mengatakan "Shahih.")

Dari Murrah dari Abdullah bin Mas'ud, "Nabi mendapatkan tamu. Beliau lantas mengutus seseorang untuk menemui para istri beliau, barang kali ada yang punya makanan, namun ternyata tidak ada satu pun istri beliau yang punya makanan yang bisa disuguhkan kepada tamu Nabi. Nabi lantas berdoa (doa di atas). Tak lama setelah itu beliau mendapatkan daging kambing panggang. Nabi lantas berkomentar, 'Ini adalah sebagian dari karunia-Nya. Kami sedang menunggu rahmat-Nya'.")

Hadis di atas diberi judul bab oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf sebagai berikut: "Manakala seorang itu kelaparan atau mengalami kesempitan rizki bacaan doa seperti apa yang mesti dia ucapkan."

Doa 2

 

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ، وَارْحَمْنِيْ، وَاهْدِنِيْ، وَعَافِنِيْ، وَارْزُقْنِيْ

 

Allaahummagh-fir lii, warhamnii, wahdinii, wa 'aafinii, warzuqnii.

"Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk kepadaku, selamatkanlah aku (dari penyakit dan dari apa yang tidak kuinginkan) dan berilah rezeki kepadaku."

(HR Muslim nomor 35 dan 2697. Dari Thoriq bin Asy-Syam radhiyallahu 'anhu, ia berkata, "Jika seseorang baru masuk Islam, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengajarkan pada beliau sholat, lalu beliau memerintahkannya untuk membaca (doa di atas).")

Doa 3

 

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

 

Allaahumma innii as-aluka 'ilman naafi'an, wa rizqon thoyyiban, wa 'amalan mutaqobbalan.

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal, dan amal yang diterima."

(HR Ibnu As-Sunni dalam 'Amalul Yaum wal Lailah, nomor 54 dan Ibnu Majah 925. Isnadnya hasan menurut Abdul Qadir dan Syu'aib Al-Arna'uth dalam tahqiq Zad Al-Ma’ad 2/375)

Doa 4

 

اَللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

 

Allaahummakfinii bihalaalika 'an haroomika, wa aghninii bifadhlika 'amman siwaak.

"Ya Allah, cukupilah aku dengan rezeki-Mu yang halal (hingga aku terhindar) dari yang haram. Jadikanlah aku kaya dengan karunia-Mu (hingga aku tidak minta) kepada selain-Mu."

(HR Abdullah bin Ahmad dalam Zawa-idul Musnad nomor 1319; At-Tirmidzi nomor 3563; dan Al-Hakim 1/537. At-Tirmidzi mengatakannya sebagai hadis hasan, dan dihasankan pula oleh Syekh Al Albani. Sedangkan Al Hakim mensahihkannya)

Doa 5

 

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، (وَاجْبُرْنِي)، (وَارْفَعْنِي)، وَاهْدِنِي، (وَعَافِنِي)، وَارْزُقْنِي

 

Allaahummagh-fir lii, warhamnii, (wajburnii), (warfa'nii), wahdinii, (wa 'aafinii), warzuqnii.

"Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, (cukupilah kekuranganku), (angkatlah derajatku), tunjukilah aku, (selamatkanlah aku) dan berilah aku rezeki."

(HR Abu Dawud nomor 850, At-Tirmidzi 284, Ibnu Majah 898, Al-Hakim 1/262, 271, Al-Baihaq 2/122, Ahmad 1/315, 371, dan lain-lain. Hadis Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Hadis ini sahih sebagaimana dinyatakan oleh Al-Imam Albani dalam kitab Shahih Kutubus Sunan)

Hantoro, Jurnalis ·

https://muslim.okezone.com