Kantor Sekretariat Rumah Sajada

Alamat : Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman D.I. Yogyakarta

Tampak Depan PAPP Rumah Sajada

Komplek Kantor dan Asrama Putri Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman

Pendopo Rumah Sajada

Komplek Asrama Putra Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putri Rumah Sajada

Komplek Asarama Putri Wirokraman Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putra

Alamat : Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Selasa, 27 September 2022

5 Keutamaan Bulan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad

5 Keutamaan Bulan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad

 

Jakarta, CNN Indonesia -- Kalender Islam memasuki bulan ketiga yakni bulan Rabiul Awal. Terdapat sejumlah keutamaan bulan Rabiul Awal, termasuk salah satunya kelahiran Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini membuat bulan Rabiul Awal dikenal juga dengan bulan Maulud atau bulan Maulid Nabi.

Berikut keutamaan bulan Rabiul Awal:

1. Lahirnya Nabi Muhammad SAW

Junjungan umat Islam, Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Awal pada tahun Gajah. Bertepatan dengan hari Senin pada tahun 571 dalam kalender Romawi. Pada tahun ini, 12 Rabiul Awal diperingati pada Rabu, 20 Oktober.

2. Bulan penuh berkah

Kelahiran Nabi Muhammad SAW di bulan Rabiul Awal membuat bulan ini menjadi penuh berkah. Sesuai dengan surat Al-Anbiya ayat 107, Allah SWT mengutus Nabi Muhammad sebagai rahmat bagi alam semesta.

Rahmat berarti karunia yang diberikan Allah SWT kepada seluruh makhluk di alam semesta.

"Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam," firman Allah SWT dalam surat Al Anbiya ayat 107.

3. Disunahkan banyak berselawat

Pada bulan ini, umat Islam disunahkan banyak berselawat. Selawat merupakan lantunan doa kepada Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabat.

Terdapat sejumlah selawat yang bisa diamalkan salah satunya selawat nariyah. Allah SWT senang dengan hamba yang rajin berselawat. Nabi Muhammad juga akan membeirkan syafaat pada orang yang rajin berselawat.

4. Waktu bergembira

Bulan Rabiul Awal merupakan waktu bergembira untuk menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pasalnya, Nabi Muhammad merupakan sosok teladan.

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah," firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 21.

Ustaz Hilman Fauzi mengatakan umat Islam mesti berbahagia memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

"Maulid Nabi artinya merayakan dengan berbahagia dan bergembira pada sosok yang sempurna Rasulullah SAW," kata Hilman kepada CNNIndonesia.com pada 2020 lalu.

Maulid Nabi dapat diperingati dengan sejumlah cara seperti berselawat, pengajian, dan sebagainya.

5. Rasulullah wafat

Selain lahir di bulan Rabiul Awal, Rasulullah SAW juga wafat di bulan ini. Nabi Muhammad meninggal pada usia 63 tahun usai melakukan haji wada' atau haji perpisahan.

Terdapat sejumlah pendapat yang berbeda mengenai tanggal pasti meninggalnya Rasulullah SAW.

 

https://www.cnnindonesia.com

https://app.cnnindonesia.com

 

Senin, 26 September 2022

7 Manfaat Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut Bisa Menyehatkan Jiwa & Raga

7 Manfaat Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut Bisa Menyehatkan Jiwa & Raga

 

Dream - Sholat tahajud termasuk sholat sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Rutin menjalankan sholat sunnah tahajud akan membuat seseorang diberi derajat yang mulia oleh Allah.

Allah telah menjanjikan  hal tersebut melalui firman-Nya. Bahwa orang yang mengamalkannya akan diangkat ke tempat terpuji oleh Allah.

Tata cara sholat tahajud dikerjakan pada malam hari setelah tidur mulai selepas isya sampai terbitnya fajar. Waktu paling utama mengerjakan sholat tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir hingga masuknya waktu subuh.

Amalan sunnah ini akan memberikan banyak keutamaan apabila dikerjakan selama 40 hari berturut-turut. Manfaat sholat tahajud 40 hari salah satunya semakin mendekatkan hamba dengan Allah SWT.

Manfaat Sholat Tahajud 40 Hari

Sholat tahajud merupakan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu lima waktu. Sebenarnya sholat tahajud tidak perlu dilaksanakan selama 40 hari berturut-turut. Namun demikian, angka 40 dipercaya sebagai waktu yang matang untuk beribadah.

Berikut manfaat sholat tahajud 40 hari yang perlu diketahui bersama agar mendapatkan keutamaannya:

1. Menjaga Kesehatan Rohani

Manfaat sholat tahajud 40 hari yang pertama adalah menjaga kesehatan rohani. Kesibukan dan berbagai masalah sehari-hari bisa membuat seseorang gelisah hingga berujung stres. Ternyata bangun di malam hari untuk melaksanakan sholatt tahajud dipercaya bisa membawa ketenangan dalam hati dan pikiran.

Manfaat sholat tahajud 40 hari bisa membuat kesehatan rohani seseorang terjaga dengan baik. Bahkan Allah telah menegaskan bahwa orang yang melaksanakan sholat tahajud dengan rutin akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Waktu sholat tahajud juga merupakan waktu yang tepat untuk refleksi ketenangan jiwa.

" Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64).

2. Menghapus Segala Dosa

Tak hanya menjaga kesehatan rohani, manfaat sholat tahajud 40 hari yang luar biasa adalah akan menghapus dosa sekaligus mencegah seseorang berbuat dosa lagi. Dosa-dosa yang disengaja maupun tak disengaja akan berguguran karena rutin menjalankan sholat tahajud.

Selain itu, manfaat sholat tahajud 40 hari juga bisa mencegah berbagai macam penyakit. Kondisi jiwa dan pikiran yang tenang akan menghindarkan seseorang dari penyakit. Sebab diketahui bahwa pikiran-pikiran yang negatif ternyata bisa menyebabkan munculnya beragam penyakit.

Maka dari itu untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa tersebut, kita dianjurkan untuk menjalankan sholat tahajud seara rutin. Alangkah baiknya dikerjakan selama 40 hari berturut-turut.

3. Menjadi Penolong di Akhirat

Manfaat sholat tahajud 40 hari yang selanjutnya adalah menjadi penolong di akhirat. Allah berfirman dalam Surat Az-Zariyat ayat 15-18 bahwa, orang yang senantiasa melakukan sholat tahajud akan mendapatkan balasan yang setimpal. Sholat tahajud bisa menjadi amalan sunnah yang akan menolongnya di akhirat nanti.

“ Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah SWT berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka telah berbuat baik (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS. Az Zariyat: 15-18).

4. Perantara Masuk Surganya Allah

Tak hanya menjadi amalan yang menolong di akhirat, manfaat sholat tahajud 40 hari berturut-turut juga akan menjadi perantara seseorang masuk surga. Hal ini juga sudah tercatat dalam sebuah hadis Nabi shallallahu 'alaihi wa salam.

Dikatakan oleh Rasulullah SAW kepada Abdullah Ibnu Muslim berkaitan dengan keistimewaan sholat tahajud.

" Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, dan bagikanlah makanan serta sambunglah silaturahmi dan tegakkan lah sholat malam saat manusia yang lain sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

5. Kebiasaan Orang Saleh

Sholat tahajud merupakan kebiasaan yang kerap dilakukan oleh orang-orang saleh. Mereka mengerjakan sholat tahajud karena mengetahui keistimewaan dan manfaatnya yang luar biasa. Dengan begitu manfaat sholat tahajud 40 hari semakin dicari oleh orang-orang yang mengerti tentang keistimewaannya.

Apabila Sahabat Dream senantiasa melaksanakan sholat tahajud dengan rutin, maka kamu juga termasuk dalam kumpulan orang-orang saleh. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasalam.

“ Biasakanlah dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad).

6. Doa-doa Dikabulkan oleh Allah

Manfaat sholat tahajud 40 hari berturut-turut yang tak kalah penting adalah akan dikabulkan doa-doanya oleh Allah SWT. Mengerjakan sholat tahajud pada waktu yang paling utama yaitu pada sepertiga malam terakhir akan memberikan keutamaan yang luar biasa.

Rasulullah SAW bersabda: “ Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: “ Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari).

7. Menyehatkan Saluran Pernapasan dan Melancarkan Aliran Darah

Manfaat sholat tahajud 40 hari juga berpengaruh pada kesehatan tubuh. Senantiasa mengerjakan sholat tahajud termasuk salah satu gaya hidup sehat. Sebab mendirikan sholat tahajud di sepertiga malam akan membantu mencegah berbagai macam penyakit, salah satunya infeksi saluran pernapasan. Sehingga sholat tahajud menjadi sarana terapi yang bagus untuk menjaga kesehatan paru-paru.

Selain itu, manfaat lain dari rutin mengerjakan sholat tahajud adalah bisa melancarkan aliran darah. Waktu pelaksanaan sholat tahajud pada malam hari dimana udara masih bersih dan belum tercemar. Udara yang segar di malam hari bisa menyehatkan paru-paru sekaligus melancarkan aliran darah. Aliran darah yang lancar ke seluruh tubuh akan membuat organ-organ berfungsi dengan baik.

Diketahui banyak masalah kesehatan yang disebabkan karena aliran darah yang tidak lancar. Maka dari itu, tak hanya bernilai religius, melaksanakan sholat tahajud juga bermanfaat untuk kesehatan badan.

https://www.dream.co.id

 

6 Manfaat Sholat Tahajud Setiap Malam Selama 40 Hari yang Mengagumkan

6 Manfaat Sholat Tahajud Setiap Malam Selama 40 Hari yang Mengagumkan

 

Sudahkah kamu melaksanakan sholat tahajud? Berikut manfaat sholat tahajud yang harus kamu ketahui.

Meskipun sholat tahajud hukumnya sunnah, tetapi sholat tahajud memiliki banyak keutamaan yang luar biasa bagi yang menjalankan. Hal ini telah disebutkan dalam Al-Quran bahwa sholat tahajud bisa membuat orang yang mengamalkannya diangkat ke tempat yang terpuji di mata Allah. Waktu untuk sholat tahajud dikerjakan setelah tidur, yaitu antara sesudah isya hingga sebelum terbit fajar, dengan waktu paling utama di sepertiga malam yang terakhir. Sepertiga malam terakhir ini maksudnya adalah selepas tengah malam hingga masuknya waktu subuh.

Sholat sunnah ini minimal dilakukan sebanyak 2 rakaat. Nabi Muhammad SAW biasanya melaksanakan sholat tahajud 11 rakaat termasuk witir, dan kadang 13 rakaat termasuk witir. Lalu apa saja sih manfaat sholat tahajud jika dikerjakan? Tentu sholat tahajud sangat bermanfaat bagi kita umat muslim, selain untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT, dosa-dosa kita akan diampuni. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah manfaat sholat tahajud yang harus kamu ketahui.

Manfaat spiritual dari sholat tahajud ini akan kamu rasakan ketika kamu melaksanakannya. Berikut manfaat sholat tahajud tersebut.

Menjaga kesehatan rohani

Kalau kamu selalu rutin dalam mengerjakan amalan ibadah yang paling utama di malam hari ini, tentu saja akan ada keistimewaan yang bisa kamu raih. Selain keistimewaan sholat tahajud di atas, kamu juga bisa mendapatkan manfaat sholat tahajud yang mengagumkan seperti kesehatan rohani yang cukup terjaga. Hal ini sudah jelas ditegaskan oleh Allah SWT dengan mengatakan bahwa orang yang selalu sholat tahajud akan selalu mempunyai sifat yang rendah hati dan ramah dan refleksi ketenangan jiwa di dalam kehidupan sehari-hari.

Allah SWT telah berfirman, “ Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64).

Penghapus dan pencegah dosa

Selain itu, manfaat sholat tahajud lainnya adalah sebagai ajang mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghapus dosa, menolak penyakit serta pencegah dari dosa. Dengan menjalankan sholat tahajud, maka kamu bisa mendapatkan manfaat sholat tahajud yang mengagumkan ini. Dosa dosa kecil yang pernah kamu perbuat menjadi berguguran.

Manfaat Sholat Tahajud 40 hari

Sholat tahajud dapat dilakukan setiap malam, lalu manfaat apa saja jika dilakukan selama 40 hari? Berikut adalah manfaat sholat tahajud 40 hari yang harus kamu ketahui.

Amalan yang akan membantu di akhirat

Ada juga ayat yang terkandung di dalam Al-quran terkait sholat malam ini. Dalam surat Az-Zariyat ayat 15-18 telah disebutkan bahwa orang yang senantiasa melakukan sholat tahajud, insya Allah akan mendapatkan sebuah balasan yang setimpal yang diberikan oleh Allah SWT ketika kelak sudah berada di akhirat. Dalam ayat tersebut dengan jelas menyebutkan bahwa.

“ Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah SWT berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka telah berbuat baik (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS. Az Zariyat: 15-18).

Jembatan untuk masuk surga

Terdapat sebuah hadis yang mengatakan tentang manfaat sholat tahajud yang luar biasa untuk umat manusia apabila menjalankannya. Manfaat itu adalah menjadikan sebuah jembatan untuk masuk ke surga. Berikut bunyi hadis yang dikatakan oleh Rasulullah SAW saat itu kepada Abdullah Ibnu Muslim berkaitan dengan keistimewaan sholat tahajud.

“ Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, dan bagikanlah makanan serta sambunglah silaturahmi dan tegakkan lah sholat malam saat manusia yang lain sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

Dilakukannya sholat tahajud setiap malam, tentu akan sangat bermanfaat bagi dirimu sendiri. Berikut adalah manfaat sholat tahjaud setiap malam.

Kebiasaan yang dilakukan orang saleh

Salat tahajud merupakan kebiasaan orang-orang yang saleh. Tentunya orang-orang saleh tersebut mengetahui bagaimana tata cara salat tahajud dan manfaat sholat tahajud yang luar biasa bagi diri mereka. Maka, bila kamu juga melaksanakan ibadah ini secara rutin, maka kamu juga termasuk orang yang saleh.

“ Biasakanlah dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad).

Doanya dikabulkan

Manfaat sholat tahajud yang pertama adalah akan dikabulkan doa-doanya oleh Allah SWT. Apalagi bila seseorang melaksanakannya di waktu utamanya yaitu di sepertiga malam terakhir. Nabi Muhammad SAW bersabda: “ Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: “ Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari).

Untuk mendapatkan berbagai manfaat sholat tahajud seperti yang telah disebutkan, kamu tentunya harus mengenali tata cara melaksanakannya. Berikut niat dan tata cara melaksanakan sholat tahajud:

Niat

Ushallii sunnatat tahajjudi rak’ataini (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “ Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Taala.”

Tata Cara Sholat Tahajud

Mengenai tata cara sholat tahajud, tidak berbeda jauh dengan sholat sunnah pada umumnya:

1. Cara sholat tahajud yang pertama adalah membaca niat seperti yang sudah dijelaskan di atas. Cukup dibaca dengan suara pelan saja.

2. Setelah membaca niat, dilanjutkan dengan membaca takbir.

3. Kemudian membaca doa iftitah (sunah)

4. Lalu membaca surat alfatihah, setelah alfatihah membaca surat pendek yang ada dalam Al-Quran yang telah dihafal.

5. Kemudian lanjutkan seperti pada langkah langkah sholat pada umumnya. Seperti rukuk, sujud, hingga salam.

6. Setelah salam, disunahkan membaca bacaan wirid, tasbih, tahmid, takbir, sholawat, istigfar, kemudian membaca doa sholat tahajud.

Setelah mengetahui manfaat sholat tahajud, apakah kamu semakin bersemangat untuk melakukannya? Semoga bermanfaat!

 

Reporter : Sofi

https://www.diadona.id

 

 

5 Manfaat Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

5 Manfaat Sholat Tahajud 40 Hari Berturut-turut

 

Sholat tahajud adalah sebaik-baik sholat setelah sholat fardhu. Salah satu keutamaan sholat tahajud adalah dapat mengantarkan seseorang ke tempat terpuji.

Betapa istimewanya sholat tahajud juga dijelaskan lewat firman Allah SWT dalam surat Al Isra ayat 79.

 

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَىٰ أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

 

Artinya: "Dan pada sebagian malam hari bersholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra: 79)

Melansir buku Sholat Tahajud & Kebahagiaan oleh Abd. Muqit, sholat tahajud sebaiknya dikerjakan setelah tidur dengan waktu paling utama di sepertiga malam yang terakhir. Maksud dari sepertiga malam terakhir adalah selepas tengah malam hingga masuknya waktu subuh.

Ada banyak manfaat yang bisa didapat jika mengerjakan sholat tahajud, bahkan jika dilakukan selama 40 hari berturut-turut. Apa saja?

Manfaat Sholat Tahajud 40 Hari. Foto: Pixabay

Mengutip buku Dahsyatnya Tahajud, Subuh, & Dhuha oleh Adnan Tarsyah, sebenarnya sholat tahajud tidak harus dikerjakan selama 40 hari. Namun, 40 hari adalah waktu yang dibutuhkan untuk mencapai sebuah kematangan dalam beribadah dan lainnya.

Angka 40 juga berkaitkan dengan usia para Nabi saat mereka di angkat sebagai utusan Allah. Sebagaimana dikutip dari Tafsir Fathul Qadir oleh Imam as-Syaukani berikut ini:

Imam as-Syaukani rahimahullah berkata, "Para ahli tafsir berkata bahwa Allah Ta'ala tidak mengutus seorang Nabi kecuali jika telah mencapai umur 40 tahun."

Berikut adalah manfaat sholat tahajud bila dilakukan selama 40 hari berturut-turut berdasarkan buku Indahnya Tahajud oleh Yunus Hanis Syam.

1. Dikabulkannya Doa

Jika menunaikan sholat tahajud berturut-turut selama 40 hari, Allah akan mengabulkan doa-doa tersebut. Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan Bukrahi:

"Rasulullah bersabda: Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari).

2. Amalan yang akan membantu di akhirat

Orang yang senantiasa melakukan sholat tahajud akan mendapatkan sebuah balasan yang setimpal dari Allah SWT di akhirat nanti. Sebagaimana tertuang dalam firman Allah SWT berikut ini yang artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah SWT berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka telah berbuat baik (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS. Az Zariyat: 15-18).

3. Jembatan untuk masuk surga

Sholat tahajud juga bisa menjadi sebuah jembatan untuk masuk surga bagi yang mengerjakannya dengan istiqomah.

“Rasulullah bersabda: ‘Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, dan bagikanlah makanan serta sambunglah silaturahmi dan tegakkan lah sholat malam saat manusia yang lain sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.’” (HR. Ibnu Majah).

4. Menghapus dan Pencegah Dosa

Keistimewaan sholat tahajud diberikan kepada orang yang mau dan mampu melaksanakannya dengan penuh niat dan keikhlasan. Manfaat selanjutnya dari sholat tahajud adalah dapat menghapus dosa-dosa yang telah diperbuat.

Dengan sholat tahajud, umat Muslim akan selalu mengingat Allah setiap malam. Seorang Muslim pun akan merasa terawasi dan mencegahnya untuk berbuat dosa kembali.

5. Pikiran Jadi Tenang dan Segar

Ketika bangun untuk melakukan sholat tahajud di sepertiga malam, maka pikiran akan terasa jernih dan segar. Pada saat itu adalah waktu yang tepat untuk menyegarkan pikiran sehingga perasaan pun merasa lebih tenang.

 

(NDA)

https://kumparan.com

 

Sabtu, 24 September 2022

Waktu Sedekah Terbaik

Waktu Sedekah Terbaik

 

Sedekah butuh strategi. Kalau kita dapati waktu berikut ini, perbanyaklah sedekah. Di samping ada hadits khusus, juga waktu yang ada secara umum adalah waktu terbaik beramal shalih secara mutkak.

1- Saat masa krisis, bencana dan kebutuhan hidup melilit

Allah Ta’ala berfirman,

 

فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ (11) وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ (12) فَكُّ رَقَبَةٍ (13) أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ (14)

 

“Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan.” (QS. Al-Balad: 11-14). Memberi makan pada hari “dzi masghobah“, maksudnya adalah pada masa kelaparan, ketika makanan menjadi langka, di masa semua kebutuhan terfokus pada makanan. Lihat Tafsir Ath-Thabari, 15: 255.

Termasuk dalam pembahasan di atas adalah saat krisis air di sebagian tempat seperti musim kemarau saat ini di Gunungkidul sekitarnya.

2- Saat peristiwa yang menakutkan seperti saat terjadi gerhana matahari atau saat peperangan

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

 

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” (HR. Bukhari no. 1044 dan Muslim no. 901)

3- Sepuluh hari pertama Dzulhijjah

Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

 

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.“ (HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757, Ibnu Majah no. 1727, dan Ahmad no. 1968, dari Ibnu ‘Abbas. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim). Sedekah termasuk amalan yang baik yang dilakukan di awal Dzulhijjah. Dan pahalanya akan berlipat dibanding hari yang lain.

4- Bulan Ramadhan

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

 

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَجْوَدَ النَّاسِ بِالْخَيْرِ ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِى رَمَضَانَ ، حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ ، وَكَانَ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – يَلْقَاهُ كُلَّ لَيْلَةٍ فِى رَمَضَانَ حَتَّى يَنْسَلِخَ ، يَعْرِضُ عَلَيْهِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْقُرْآنَ ، فَإِذَا لَقِيَهُ جِبْرِيلُ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

 

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, tatkala itu beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.” (HR. Bukhari no. 1902 dan Muslim no. 2308).

Guru-guru dari Abu Bakr bin Maryam rahimahumullah pernah mengatakan, “Jika tiba bulan Ramadhan, bersemangatlah untuk bersedekah. Karena bersedekah di bulan tersebut lebih berlipat pahalanya seperti seseorang sedekah di jalan Allah (fii sabilillah). Pahala bacaaan tasbih (berdzikir “subhanallah”) lebih afdhol dari seribu bacaan tasbih di bulan lainnya.” (Lihat Lathaif Al-Ma’arif, Ibnu Rajab Al Hambali, Al-Maktab Al-Islami, cetakan pertama, 1428 H, hal. 270)

5- Hari Jumat

Secara umum, amalan apa pun sangat baik dilakukan di hari Jumat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ

 

“Hari yang baik saat terbitnya matahari adalah hari Jum’at. Hari tersebut adalah hari diciptakannya Adam, hari ketika Adam dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika Adam dikeluarkan dari surga. Hari kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jum’at.” (HR. Muslim no. 2912)

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal, MSc 

Artikel Rumaysho.Com

https://rumaysho.com

 

Keutamaan menjaga shalat sunnah qabliyah subuh

Keutamaan menjaga shalat sunnah qabliyah subuh

 

Shalat sunnah dua raka’at qabliyah subuh, atau disebut juga shalat sunnah fajar [1], termasuk di antara shalat sunnah yang ditekankan untuk senantiasa dikerjakan. Shalat ini memiliki keutamaan yang besar, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

 

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

 

“Dua raka’at fajar itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga senantiasa menjaga pelaksanaannya, meskipun beliau dalam kondisi safar (perjalanan jauh), yang menunjukkan betapa pentingnya menjaga pelaksanaan shalat sunnah yang satu ini.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

 

عَرَّسْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ نَسْتَيْقِظْ حَتَّى طَلَعَتِ الشَّمْسُ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لِيَأْخُذْ كُلُّ رَجُلٍ بِرَأْسِ رَاحِلَتِهِ؛ فَإِنَّ هَذَا مَنْزِلٌ حَضَرَنَا فِيهِ الشَّيْطَانُ . قَالَ: فَفَعَلْنَا، فَدَعَا بِالْمَاءِ فَتَوَضَّأَ، ثُمَّ صَلَّى سَجْدَتَيْنِ، ثُمَّ أُقِيمَتِ الصَّلَاةُ فَصَلَّى الْغَدَاةَ

 

“Kami tidur untuk istirahat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan terbangun ketika matahari telah terbit. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaknya tiap orang berpegangan dengan tunggangannya. Sesungguhnya tempat ini didatangi oleh setan.” Abu Hurairah berkata lagi, “Kami pun melaksanakan perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau meminta air untuk berwudhu. Lalu beliau mengerjakan shalat (sunnah) dua raka’at. Iqamah kemudian dikumandangkan, dan beliau pun mengerjakan shalat subuh.” (HR. An-Nasa’i no. 623, shahih)

Ibnul Qayyim rahimahullahu Ta’ala berkata,

“Di antara petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika safar adalah meng-qashar (meringkas) shalat, dan tidak terdapat riwayat yang menunjukkan bahwa Nabi mengerjakan shalat sunnah sebelum atau sesudah shalat wajib, kecuali shalat sunnah witir dan shalat sunnah fajar. Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan keduanya, baik dalam kondisi safar atau pun tidak safar (muqim).” (Zaadul Ma’aad, 1: 473)

Jika terlewat mengerjakan shalat sunnah qabliyah subuh sebelum shalat subuh

Lalu, bagaimana jika seseorang terlewat mengerjakan shalat sunnah dua raka’at sebelum subuh ini? Misalnya, seseorang yang bangun agak terlambat dan ketika sampai di masjid, dia mendapati shalat jama’ah subuh sudah didirikan, atau sebab-sebab lainnya yang menyebabkan seseorang terlewat mengerjakan pada waktunya (sebelum shalat subuh).

Dalam kondisi tersebut, syariat memperbolehkan untuk mengqadha’ pelaksanaan shalat sunnah qabliyah subuh tersebut. Qadha’ adalah melaksanakan suatu jenis ibadah di luar waktu yang sudah ditentukan untuk ibadah tersebut. Misalnya, seseorang tertidur sehingga terlewat shalat dzuhur dan terbangun ketika waktu ashar. Maka orang tersebut meng-qadha’ shalat dzuhur di waktu ashar.

Adapun qadha’ untuk shalat sunnah qabliyah subuh, terdapat dua waktu yang terdapat penjelasannya dari sunnah, yaitu:

Pertama, waktu yang utama

Waktu yang utama untuk meng-qadha’ shalat sunnah qabliyah subuh adalah setelah matahari terbit. Diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

مَنْ لَمْ يُصَلِّ رَكْعَتَيِ الفَجْرِ فَلْيُصَلِّهِمَا بَعْدَ مَا تَطْلُعُ الشَّمْسُ

 

“Barangsiapa yang belum melaksanakan shalat dua raka’at fajar, maka hendaklah mengerjakannya setelah matahari terbit.” (HR. Tirmidzi no. 423, dinilai shahih oleh Al-Albani)

Ke dua, waktu yang diperbolehkan

Dzahir hadits di atas menunjukkan bahwa qadha’ shalat sunnah qabliyah subuh tersebut harus menunggu sampai matahari telah terbit. Akan tetapi, terdapat hadits lain yang menunjukkan bahwa diperbolehkan jika ingin meng-qadha’ shalat tersebut langsung setelah selesai mendirikan shalat subuh.

Diriwayatkan dari Qais bin Qahd radhiyallahu ‘anhu,

 

خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَأُقِيمَتِ الصَّلَاةُ، فَصَلَّيْتُ مَعَهُ الصُّبْحَ، ثُمَّ انْصَرَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَجَدَنِي أُصَلِّي، فَقَالَ: مَهْلًا يَا قَيْسُ، أَصَلَاتَانِ مَعًا ، قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي لَمْ أَكُنْ رَكَعْتُ رَكْعَتَيِ الفَجْرِ، قَالَ: فَلَا إِذَنْ

 

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar (dari rumah), lalu iqamah pun dikumandangkan. Aku shalat subuh bersama beliau. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlalu, dan menjumpai sedang shalat. Rasulullah bersabda, “Wahai Qais! Bukankah Engkau shalat (subuh) bersama kami? Aku menjawab, “Iya, wahai Rasulullah. Sesungguhnya aku tadi belum mengerjakan shalat sunnah dua raka’at fajar.” Rasulullah bersabda, “Kalau begitu silakan.” (HR. Tirmidzi no. 422, dinilai shahih oleh Al-Albani)

Hadits ini menunjukkan bolehnya meng-qadha’ shalat sunnah fajar setelah mengerjakan shalat subuh. Sehingga hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dalam Shahih Muslim di atas dimaknai sebagai perintah anjuran, atau menunjukkan waktu manakah yang lebih utama.

***

Penulis: M. Saifudin Hakim

Artikel: Muslim.Or.Id

 

Catatan kaki:

[1] Sebagian orang menyangka bahwa “shalat sunnah fajar” adalah shalat sunnah khusus yang dikerjakan sebelum fajar terbit. Pemahaman ini keliru, karena yang dimaksud “shalat sunnah fajar” adalah shalat sunnah qabliyah subuh, yaitu shalat sunnah yang dikerjakan setelah terbit fajar dan sebelum mendirikan shalat subuh.

 

Referensi:

Bughyatul mutathawwi’ fi shalat at-tathawwu’, karya Syaikh Muhammad ‘Umar bin Saalim Bazmul, hal. 35-37 (penerbit Daar Al-Istiqamah, cetakan pertama, tahun 1431).

https://muslim.or.id

 

5 Keutamaan Membaca Sholawat Nabi

5 Keutamaan Membaca Sholawat Nabi

 

Suara.com - Membaca sholawat Nabi merupakan ibadah yang biasa dilakukan setelah melaksanakan sholat. Perlu diketahui bahwa sholawat Nabi adalah sebuah ungkapan, sanjungan serta memuliakan Nabi Muhammad SAW. Apa keutamaan membaca sholawat nabi?

Keutamaan membaca sholawat nabi. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 56 tentang perintah untuk bersholawat kepada Nabi yang berbunyi: "Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56).

Allah SWT menjanjikan kepada hamba-Nya yang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW akan mendapatkan pahala yang besar baginya. Keutamaan membaca sholawat nabi tertuang dalam sebuah hadist, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, Allah memberikan rahmat kepadanya sepuluh kali." (HR Muslim).

Lalu apa saja keutamaan membaca sholawat Nabi yang dapat mendatangkan rahmat dan pahala yang besar kepada umat muslim? Simak keutamaan membaca sholawat Nabi yang wajib untuk diketahui berikut ini.

1.  Mendapatkan syafaat di hari kiamat

Umat muslim yang selalu membaca sholawat akan mendapatkan syafaat baginya di hari kiamat. Dari Abdullah ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah SAW bersabda “Orang yang paling berhak mendapat syafaatku kelak di hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca shalawat untukku”.

2.  Berkumpul besama Nabi Muhammad SAW di surga

Umat muslim yang memperbanyak sholawat akan ditempatkan di sisi Nabi Muhammad SAW di surga. Hal ini sebagaimana dalam hadist, Rasulullah SAW bersabda, “Manusia yang paling berhak bersamaku pada hari kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).

3.  Mendapatkan pahala sepuluh kali lipat

Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa umat muslim yang memperbanyak amalan membaca sholawat Nabi akan mendapatkan sepuluh kali lipat pahalanya. Sebagaimana dalam hadist, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).

4.  Dinaikkan derajatnya

Allah SWT akan mengangkat hamba-Nya yang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa bersholawat satu kali saja, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat baginya."

5.  Dikabulkan doanya

Allah SWT akan mengabulkan seluruh doa bagi umat muslim yang selalu membaca sholawat. Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang di antara kamu membaca shalawat, hendaklah dimulai dengan mengagungkan Allah SWT dan memuji-Nya. Setelah itu, bacalah shalawat kepada Nabi. Dan setelah itu, barulah berdoa dengan doa yang dikehendaki.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).

https://www.suara.com