Kantor Sekretariat Rumah Sajada

Alamat : Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman D.I. Yogyakarta

Tampak Depan PAPP Rumah Sajada

Komplek Kantor dan Asrama Putri Wirokraman RT 04 RW 13 Sidokarto Godean Sleman

Pendopo Rumah Sajada

Komplek Asrama Putra Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putri Rumah Sajada

Komplek Asarama Putri Wirokraman Sidokarto Godean Sleman

Asrama Putra

Alamat : Sorolaten Sidokarto Godean Sleman

Kamis, 04 April 2019

Fakta Medis Al Quran Kesehatan dan Kedokteran


Fakta Medis Al Quran  Kesehatan dan Kedokteran


 Fakta medis al-Quran ini merupakan salah satu bukti kedudukan al-Quran sebagai as-Syifa atau pemberi kesembuhan. Tidak hanya diartikan kesembuhan dalam arti religius yang kembali mengarahkan kepada jalan kebenaran saja, tetapi juga kesembuhan jasmani. Betapa tidak ayat-ayat al-Quran dapat dibuktikan kebenarannya dari sisi ilmu kedokteran dan kesehatan. Bahkan misteri lubang hitam-pun disebutkan al-Quran. Al-Quran memiliki banyak sekali keajaiban yang mengukuhkannya sebagai bukti wahyu dari Tuhan (Allah). Beberapa diantaranya adalah bukti kebenaran ilmiah al-Quran yang baru bisa dibuktikan teknologi modern telah disebutkan al-Quran lebih dulu. Adapun kali ini saya akan membahas beberapa fakta medis al-Quran:

Rasa Sakit di Kulit, Cerebrum, Menstruasi, 3 Lapisan Janin

Ayat mengenai keeempat poin di atas telah saya bahas sebelumnya pada ayat biologi sampai teori big bang.

Fakta Medis Usus dalam Al-Quran

Al-Quran mengancam orang-orang kafir dengan air panas yang mendidih di perut mereka. Alasan yang mendasari ancaman ini baru-baru ini menjadi jelas. Diketahui bahwa usus tidak terpengaruh dengan panas. Tetapi jika dipotong, air panas di dalamnya keluar ke peritoneum yang diumpankan melalui saraf dinding, otot-otot dada dan perut. Saraf ini terpengaruh dengan sentuhan atau panas, sehingga setelah usus dipotong menyebabkan tingkat rasa sakit tertinggi.

Perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya? (QS Muhammad:15)

Manusia Diciptakan dari Elemen Tanah dan Air

Penelitian ilmiah menunjukan unsur tanah dan unsur-unsur mineral lainnya dapat ditemukan di dalam tubuh manusia. Jaringan hidup tubuh mengandung karbon, hidrogen, oksigen, dan lain-lain. Perhatikan tabel berikut ini:

Fakta Medis AlQuran: kandungan mineral tubuh manusia

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah”. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya” (QS Shaad:71~72)

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah (QS al-Mu’minun:12)

Ayat Quran tentang Keunikan Sidik Jari

Sidik jari terbentuk dalam embrio pada bulan keempat, dan tetap serta berbeda sepanjang hidup manusia. Tidak mengherankan bahwa ujung jari adalah salah satu tanda-tanda Allah yang mengandung rahasia ciptaan-Nya, dan memastikan setiap entitas manusia tanpa keraguan sehingga menjadi kesaksian yang paling asli baik di dunia ini maupun akhirat.

Aku bersumpah demi hari kiamat, dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri). Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun kembali ujung jari jemarinya dengan sempurna (Al-Qiyamah:1~4)

Bukti Medis Quran Rendahnya Oksigen dalam Ketinggian

Ratusan tahun lalu penelitian medis mulai menemukan fakta bahwa semakin atmosfer tinggi maka tingkat oksigen semakin rendah dan menyebabkan disapnea dan kesulitan bernafas.

Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. (QS Al-An’am: 125)

Selain itu ayat di atas juga memiliki dua bukti ilmiah yaitu pertama; bahasa “mendaki langit” dahulu dianggap hanya sebatas imajinasi saja namun Quran membuktikan pernyataan itu seperti ramalan yang menjadi nyata di jaman modern ini. Kedua; kata “sesak lagi sempit seolah sedang mendaki langit” adalah fakta medis al-Quran tentang rendahnya oksigen pada ketinggian yang disebutkan Quran jauh lebih awal.

Manfaat Menyusui dengan ASI

Dalam referensi ilmiah yang sangat akurat, Quran menentukan periode laktasi dengan hampir dua tahun karena enzim dan membran selaput sistem pencernaan dan kinetika pencernaan dan penyerapan tidak mencapai fungsi lengkap kecuali pada tahun kedua setelah melahirkan. Selain itu banyak sekali manfaat menyusui seperti mencegah pendarahan setelah melahirkan, membantu uterine kembali normal dan lain-lain.

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS Luqman:14)

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf..(QS Al-Baqarah:233)

Manfaat dan Kegunaan Madu

Tidak diragukan lagi madu memiliki banyak sekali kegunaan dan manfaat yang berlimpah seperti mengurangi peradangan kornea jika digunakan secara reguler pada mata, antibiotik pada luka sayat dan luka bakar, sebagai antioxidant, sebagai obat pada flu hepatitis kronis dan lain sebagainnya.

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia” (QS An-Nahl 68)

Buah-buahan Sebelum atau Sesudah Makan?

Sebelum makan, seseorang baiknya mulai dengan makanan lunak dan mudah dicerna (seperti buah-buahan) untuk mempersiapkan kelenjar mulut mengeluarkan cairan peptikum (saliva amilase) atau kelenjar di perut dan duodenum untuk mulai berfungsi secara bertahap dalam mencerna makanan. Baru setelah beberapa menit kemudian dapat mulai makan hidangan utama. Dan ternyata hal ini sejalan dengan apa yang dinyatakan dalam Al-Quran.
buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.. (QS Al-Waqiah:20~21)

Wudhu dan Kesehatan

Wudhu tidak hanya membersihkan organ eksternal saja, tapi faktanya memiliki dampak psikologis dan spiritual jauh lebih luas maknanya dari sekedar kata-kata terutama ketika menyempurnakan wudhu. Proses membasuh organ jelas memiliki manfaat yang luas bagi kesehatan dalam menjaga vitalitas, kebersihan dan kesegaran.

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah… (QS Al-Maidah:6)

Manfaat Kesehatan Puasa Ramadhan

Tidak diragukan lagi Puasa khususnya pada bulan Ramadhan memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan. Misalnya saja memberi waktu istirahat pada sistem pencernaan tubuh, mengurangi berat badan, mengurangi tingkat kolesterol pada darah, mengistirahatkan sistem pada ginjal dan keuntungan psikologis dan pendidikan lainnya.

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (QS Al-Baqarah:183)

Al-Quran adalah Kesembuhan

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa al-Quran memberikan efek kesehatan dan ketenangan jiwa. Tapi apakah efek-efek tersebut hanya terbatas pada jiwa saja? Tidak, beberapa ulasan di atas adalah sebagai buktinya, itulah kenapa salah satu sebutan bagi al-Quran adalah as-Syifa atau sebagai penyembuh.

Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian (QS Al-Isra:82)

Beberapa fakta medis al-Quran di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak bukti keagungan al-Quran lainnya. Tidak hanya dari segi ajarannya saja, mendengarkannya saja sudah mendapat pahala (lihat Fakta Menarik Al-Quran dan Keajaibannya). Lebih dari itu, susunan dan kandungannyapun memiliki pengaruh yang luar biasa. Dua diantaranya adalah Autosugesti, yaitu olah ketenangan dan tanda baca atau tajwid sebagai olah pernafasan. Beberapa penelitian yang dilakukan oleh Malik Badri dan Muhammad Salim membuktikan bahwa hanya dengan mendengarkan al-Quran, seorang muslim baik yang berbahasa Arab maupun tidak, mampu merasakan perubahan fisiologis seperti penurunan depresi dan kesedihan, bahkan mendapatkan ketenangan dan menolak berbagai macam penyakit. Subhanallah…

Referensi: Medical Miracles of the Holy Quran



Selasa, 02 April 2019

Nasehat al Ghazali Tentang Umur dan Waktu


Nasehat al Ghazali Tentang Umur dan Waktu



Kita kebanyakan menghabiskan waktu hanya untuk tidur ketimbang untuk hal-hal yang bermanfaat dan ibadah

DALAM banyak riwayat hadits disebutkan usia umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam tidak lama.Berkisar sekitar 60-70 tahun.

Itu pun sudah tua: rambut mulai memutih, gigi mulai habis, pendengaran perlahan berkurang, dan tenaga mulai melemah.

Berbeda dengan usia umat Nabi sebelumnya yang panjang. Karena sedikitnya tempo usia umat Nabi Muhammad itu, maka harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memuliakan diri dengan ilmu dan ibadah.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a, Nabi Muhammad Shallallhu ‘Alaihi Wassallam berkata: “Umur umatku antara 60 dan 70 tahun, sedikit dari mereka yang melampauinya.” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Karenanya jika tidak dimanfaatkan dengan baik, maka waktu akan terbuang sia-sia. Dan, waktu yang telah berlalu tidak akan kembali. Dia akan pergi selamanya dengan segala kenangannya: baik kenangan yang penuh penyesalan atau kebahagiaan. Manusia harus memanfaatkan waktu. Hanya orang-orang yang mampu memanfaatkan waktu dengan baik yang akan jadi mulia.

Kalau mau jujur, sebenarnya kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk sesuatu yang tidak bermanfaat daripada yang bermanfaat. Kita lebih banyak bermain daripada belajar. Kita lebih banyak bersendagurau daripada berfikir. Kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk duniawi daripada ukhrowi. Kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk membuat dosa ketimbang memupuk pahala. Nauzubillah. Semoga Allah ‘Azza wa Jalla mengampuni kealpaan kita. Aamiin.

Nasehat Al Ghazali

Ada nasihat penting yang disampaikan Imam Al Ghazali terkait waktu. Kita kebanyakan menghabiskan waktu hanya untuk tidur ketimbang untuk hal-hal yang bermanfaat dan ibadah. Coba bayangkan, jika rata-rata usia umat manusia di jaman Nabi Muhammad ini sekitar 60 tahun dan waktu yang digunakan untuk tidur sekitar 8 jam dalam sehari.

Seperti diketahui, kebanyakan orang—terutama di Indonesia—tidur mulai pada pukul 20.00 malam dan bangun sekitar pukul 05.00 pagi.

Iya kalau bangun tidur jam 05.00 pagi. Pasalnya, tidak sedikit di antara kita yang masih suka bangun tidur di atas jam 05.00 hingga ada yang telat dan tertinggal shalat shubuh. Nauzubillah!

Nah, kalau misalnya, rata-rata tidur 8 jam sehari itu dikali dengan masa usia rata-rata manusia yang mencapai 60 tahun, maka setidaknya kita menghabiskan masa 20 tahun untuk hanya tidur. Saya ulangi lagi: kita menghabiskan waktu 20 tahun hanya untuk tidur!

Sekarang, kita hitung lagi berapa banyak waktu yang kita manfaatkan untuk ibadah. Jika 20 tahun kita manfaatkan untuk tidur, maka sisa 40 tahun. Coba bayangkan berapa waktu untuk ibadah, berapa lama untuk belajar menuntut ilmu, dan berapa tahun waktu yang dihabiskan untuk main-main dan mencari kehidupan duniawi! Tentu jawabnya berbeda-beda. Tergantung pribadi masing-masing. Sebab, biasanya, manusia punya jadwal hidup (life schedule) masing-masing.

Bisa dibayangkan jika perhari kita habiskan berapa lama hanya untuk bermain atau sekedar bersendau gurau. Berapa lama waktu dihabiskan untuk membaca al-Quran, berzikir, dan belajar. Padahal, waktu itu terus berjalan dan tidak akan kembali. Waktu juga ibarat pedang tajam yang apabila tidak digunakan untuk memotong sesuatu dengan baik, maka pedang waktu tersebut akan memotong kita bahkan memutilasi kita perlahan-lahan.

Karenanya, yang membedakan kualitas kemuliaan seseorang adalah dari pemanfaatan waktu. Kalau waktunya habis dengan kerja-kerja intelektual, spiritual, dan kebermanfaatan kolektif maka dia akan menjadi pribadi yang mulia. Karenannya, seseorang akan jadi mulia dengan menghabiskan waktu-waktunya untuk belajar dan senantiasa berzikir pada Allah. Seseorang juga akan jadi mulia dan terhormat bila menghabiskan malam-malam yang gelap gulita itu dengan belajar, dan shalat tahajud.

Seperti kata pepatah Arab di atas: “Man tholabal ‘ula sahiral layali” (Barangsiapa yang menginginkan kemuliaan maka seringlah bergadang pada malam hari).

Bergadang di situ tentunya bukan untuk sesuatu yang semu dan tidak manfaat. Seperti main, menonton film sepanjang malam, melihat pertandingan bola, dan hang out hingga larut malam. Tapi, bergadang di situ adalah dengan melakukan kerja-kerja spiritual dan intelektual: belajar dan beribadah.

Ada banyak kisah orang sukses yang memanfaatkan waktunya. Dan, hampir semua orang sukses adalah orang yang memanfaatkan waktunya dengan baik.

Sebaliknya, orang gagal adalah orang yang tidak bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Waktu-waktu yang dimanfaatkan orang beriman itu seharusnya seperti yang dilakukan para sahabat dan pejuang jaman Rasulullah. Di mana pada siang hari mereka seperti singa di padang pasir yang berjuang tanpa lelah sedangkan malam harinya dihabiskan dengan beribadah seperti rahib-rahib.

Orang besar dan sukses adalah mereka yang memanfaatkan waktunya dengan baik. Dia tidak mau ada waktu—semenit saja—yang terbuang tanpa kebaikan dan kemanfaatan.

Imam Al-Ghazali menasihatkan agar setiap hari kita meluangkan waktu sesaat—misalnya selesai shalat Subuh—untuk menetapkan syarat-syarat terhadap jiwa (musyârathah).

“Aku tidak mempunyai barang dagangan kecuali umur. Apabila ia habis, maka habislah modalku sehingga putuslah harapan untuk berniaga dan mencari keuntungan lagi. Allah telah memberiku tempo pada hari yang baru ini, memperpanjang usiaku dan memberi nikmat.”

Al Quran Surat al ‘Ashr 1-3: mengingatkan; “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati dalam supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”*

Rep: Syaiful Anshor


Ada enam tahapan setan dalam menyesatkan manusia.


Ada enam tahapan setan dalam menyesatkan manusia.



Langkah pertama: Diajak pada kekafiran, kesyirikan, serta memusuhi Allah dan Rasul-Nya
Inilah langkah pertama yang ditempuh oleh setan, barulah ketika itu ia beristirahat dari rasa capeknya. Setan akan terus menggoda manusia agar bisa terjerumus dalam dosa pertama ini. Jika telah berhasil, pasukan dan bala tentara iblis akan diangkat posisinya menjadi pengganti iblis.

Langkah kedua: Diajak pada perbuatan bid’ah

Jika langkah pertama tidak berhasil, manusia diajak pada perbuatan bid’ah. Perbuatan ini lebih disukai oleh iblis daripada dosa besar atau pun maksiat lainnya. Karena bahaya bid’ah itu:

(1) membahayakan agama seseorang,

(2) membahayakan orang lain, jadi ikut-ikutan berbuat sesuatu yang tidak ada tuntunan,

(3) orang yang berbuat bid’ah akan sulit sadar untuk taubat karena ia merasa amalannya selalu benar,

(4) bid’ah itu menyelisihi ajaran Rasul dan selalu mengajak untuk menyelisihi ajaran beliau.

Setan yang menggoda seperti ini pun juga akan diangkat sebagai pembantu iblis jika telah berhasil menyesatkan manusia dalam hal ini.

Langkah ketiga: Diajak pada dosa besar (al-kabair)

Kalau langkah kedua tidak berhasil, setan akan mengajak manusia untuk melakukan dosa besar, lebih-lebih jika ia adalah seorang alim (berilmu) dan diikuti orang banyak. Setan lebih semangat lagi menyesatkan alim semacam itu supaya membuat manusia menjauh darinya, maksiat semacam itu pun akan mudah tersebar, dan akan dirasa pula bahwa maksiat itu malah mendekatkan diri pada Allah.

Yang berhasil menyesatkan manusia dalam hal ini, dialah yang nanti akan menjadi pengganti iblis.

Langkah keempat: Diajak dalam dosa kecil (ash-shaghair)

Jika setan gagal menjerumuskan dalam dosa besar, setan akan mengajak pada dosa kecil. Dosa kecil ini juga berbahaya.


إياكم ومحقرات الذنوب كقوم نزلوا في بطن واد فجاء ذا بعود وجاء ذا بعود حتى انضجوا خبزتهم وإن محقرات الذنوب متى يؤخذ بها صاحبها تهلكه

“Jauhilah oleh kalian dosa-dosa kecil. (Karena perumpamaan hal tersebut adalah) seperti satu kaum yang singgah di satu lembah, lalu datanglah seseorang demi seorang membawa kayu sehingga masaklah roti mereka dengan itu. Sesungguhnya dosa-dosa kecil itu ketika akan diambil pemiliknya, maka ia akan membinasakannya.” (HR. Ahmad, 5: 331, no. 22860. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Maksud hadits, jika dosa kecil terus menumpuk dan tidak terhapus, maka itu akan membinasakan. Di sini tidak disebutkan dosa besar karena jarang terjadi di masa silam dan dosa besar memang benar-benar dijaga agar tidak terjerumus di dalamnya. Demikian dijelaskan oleh Al-Munawi.

Imam Al-Ghazali menyebutkan, dosa kecil lama-lama bisa menjadi besar karena: (1) menganggap remeh dosa kecil tersebut, (2) terus menerus dalam berbuat dosa. Karena ingatlah yang namanya dosa ketika seseorang menganggap itu begitu besar (berbahaya), menjadi kecil di sisi Allah. Sebaliknya, ketika dosa itu dianggap remeh, maka menjadi besar di sisi Allah. (Dinukil dari Faidh Al-Qadir, 3: 127)

angkah kelima: Disibukkan dengan perkara mubah (yang sifatnya boleh, tidak ada pahala dan tidak ada sanksi di dalamnya)

Namun karena sibuk dengan yang mubah mengakibatkan luput dari pahala. Jika setan tidak mampu menggoda dalam tingkatan kelima ini, maka seorang hamba akan benar-benar tamak pada waktunya. Ia akan tahu bagaimanakah berharganya waktu. Ia pun tahu ada nikmat dan ada akibat jelek jika tidak menjaganya dengan baik.

Jika tidak mampu dalam langkah kelima, maka setan beralih pada langkah yang keenam.
Langkah keenam: Disibukkan dalam amalan yang kurang afdhal, padahal ada amalan yang lebih afdhal

Setan akan menggoda manusia supaya ia luput dari pahala amalan yang lebih utama dan ia terus tersibukkan dengan yang kurang afdhal.

Mengenal enam langkah ini seharusnya membuat kita bisa melakukan prioritas dalam bneramal dan mencari manakah yang paling diridhai oleh Allah.

Pembahasan di atas kami sarikan dari Badai’ul Fawaid (3: 381 – 385) karya Ibnul Qayyim rahimahullah. Moga bermanfaat.



Ini Nama nama Anak Turunan Setan dan Tugasnya yang Menggoda Manusia


Ini Nama nama Anak Turunan Setan dan Tugasnya yang Menggoda Manusia



BANGKAPOS.COM - Tahukan anda ternyata setan memiliki nama dan mereka punya tugas masing-masing untuk mengoda manusia ke jalan yang benar.

Disebutkan oleh Abdurrahman As-syafi'i dalam Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah, Umar Bin Khatthob R.A berkata ada sembilan anak turun

setan yang menepati janjinya untuk selalu mengoda anak adam.

Janji setan itu disebutkan dalam Alquran di surat Al A'Raf "Kemudian Aku pasti akan mendatangi mereka dari depan, belakang, kanan kiri mereka. Dan Engkau Tak akan mendapati mereka bersyukur"

Ayat itu adalah janji setan kepada Tuhan setelah diusir dari Surga karena tak mau bersujud kepada Adam. Setan tak akan berhenti mengoda manusia hingga akhir jaman.

Umar Bin Khatthob R.A berkata: Anak keturunan syetan itu ada 9, mereka adalah Zalitun, Watsin, Laqus, A'wan, Haffaf, Murroh, Masuth, Dasim, Walhan.

Pertama, Setan Zalitun bertugas menggoda penghuni pasar dalam transaksi jual beli dengan menyuruh untuk melakukan kedustaan, penipuan,memuji-muji barang dagangan, mencurangi timbangan, dan bersumpah palsu.

Kedua, Setan Watsin bertugas menggoda manusia yg tertimpa musibah agar tidak bersabar sehingga yang bersangkutan berteriak histeris, menampar-nampar pipi.

Ketiga, Setan A'wan bertugas menggoda para penguasa untuk bertindak dholim.
Keempat, Setan Haffaf bertugas membujuk dan menggoda orang untuk meneguk minuman keras.

Kelima, Setan Murroh bertugas menggoda agar orang asyik bermain seruling dan alat musik berikut nyannyiannya

Keenam, Setan Laqus bertugas menggoda orang untuk menyembah api.

Ketujuh, Setan Masuth bertugas menyebarkan berita dusta lewat mulut manusia sehingga tidak bisa ditemukan berita yang sebenarnya.

Kedelapan, Setan Dasim bertugas di dalam rumah ketika seseorang masuk kedalamnya tanpa mengucapkan salam, tidak pernah menyebut nama Allah didalamnya.

Setan itu akan menimbulkan perselisihan shg akan terjadi talak, khulu' dan pemukulan. ( menciptakan ketidak harmonisan dalam rumah tangga)

Kesembilan, Setan Walhan bertugas menggoda dan mengacaukan manusia dalam berwudu, salat dan dalam ibadah-ibadah yang lain. (*)

Editor: Evan


Senin, 01 April 2019

Inilah Pentingnya Memahami Perilaku dan Sifat Orang Lain dalam Kehidupan


Inilah Pentingnya Memahami Perilaku dan Sifat Orang Lain dalam Kehidupan


Salah satu cara mengikat ilmu yang telah didapatkan, bagi saya pribadi adalah dengan menuliskannya kembali. Karena dengan tulisan, ilmu itu akan abadi dan ketika kita sedang dalam kondisi down maka kita dapat membaca ilmu yang sudah kita dapatkan tersebut lewat tulisan yang kita buat.

Beberapa hari yang lalu, saya baru saja mengikuti training tentang pengembangan soft skill yang diselenggarakan di kantor saya di daerah Jakarta Selatan.

Ada beberapa hal-hal menarik yang akan saya sharing-kan di artikel kali ini. Training yang saya ikuti tersebut bertemakan tentang "Service From Heart." Training yang diselenggarakan selama dua hari ini benar-benar membuka mata hati dan pikiran saya tentang bagaimana berperilaku yang baik kepada sesama manusia.

Dalam training ini, dibahas tentang bagaimana memahami perasaan, sikap, dan sifat antar sesama. Tujuannya adalah, agar tidak terjadi miskomunikasi yang berujung menjadi tidak efektifnya sebuah pekerjaan di dalam sebuah perusahaan.

Ilmu seperti ini mungkin terlihat sepele, terlihat tidak penting, dibandingkan dengan belajar ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Tapi kalau kita gali lebih dalam lagi, ilmu tentang memahami perilaku orang lain ini sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Oke, saya mau berbagai cara sederhana mengetahui perilaku orang-orang di dalam perusahaan. Kadangkala kita dan atasan kita sudah barang tentu berbeda pendapat, berselisih paham. Bahkan sesama teman satu tim di dalam kantor kita juga cenderung bertengkar, miskomunikasi, sulit memahami, bahkan banyak juga yang baperan antar teman. Penyebabnya adalah, karena kita belum tahu "warna dominan" yang ada di dalam diri kita masing-masing. Warna? Warna apa yang saya maksud? DOPE Personality merupakan tes kepribadian yang ditentukan berdasarkan sifat-sifat dan karakteristik dari 4 burung: Merpati (Dove), Burung Hantu (Owl), Burung Merak (Peacock), dan Burung Elang (Eagle).

Jadi karakter yang ada dalam burung-burung ini juga mewakili warna untuk menunjukkan kepribadian seseorang, di mana Dove untuk warna biru, Owl untuk warna hjau, Peacock untuk warna kuning, dan Eagle warna merah.

Adapun makna dari burung-burung tersebut adalah, untuk Dove (Merpati) yang mewakili warna biru ini, sikap mereka adalah orang-orang yang simpati, suka menolong, dan dapat menjadi rekan tim yang baik.

Mereka juga orang yang futuristik, bisa memberikan gambaran sederhana apa yang akan terjadi ke depannya. Orang-orang dengan tipe seperti ini senang diajak ngobrol apa yang akan terjadi ke depannya, dan orang-orang yang seperti ini juga cenderung menghindari risiko.

Tipe Owl (Burung Hantu) yang mewakili warna hijau. Orang-orang yang masuk tipe ini adalah orang-orang yang cenderung berpikir dengan logika, selalu patuh dengan prosedur atau kalau di perusahaan, patuh terhadap SOP (Standard Operasional Perusahaan), orang-orang dengan tipe ini juga cenderung berada "on the right way," termasuk kategori orang yang detail, tapi mereka ini mempunyai kelemahan terlalu banyak pertimbangan dalam berpikir,tidak fleksibel, dan memakan waktu yang lama dalam merencanakan sesuatu hal.

Peacock (Merak) yang mewakili warna kuning, menggambarkan pribadi-pribadi yang optimis yang baik, passionate terhadap yang dikerjakan, dan selalu ceria serta antuasias. Pribadi seperti ini, jika diajak ngobrol tidak suka dengan obrolan yang to do point, mereka lebih suka berbasa-basi dulu, ketawa-ketawa dulu, atau bahasa gaulnya mereka diajak untuk ngopi-ngopi cantik dulu.

Untuk Eagle (Burung Elang) yang mewakili warna merah adalah pribadi-pribadi yang cenderung mandiri, to do point, minim berbasa-basi, tidak fleksibel, dan cenderung mendominasi. Selain itu, Si "Merah" ini juga selalu bertanya mengenai hasil-hasil yang sudah dicapai (berorientasi pada hasil)

Dengan kita memahami berbagai perilaku orang sesuai dengan tipe-tipe warnanya ini, memudahkan kita juga dalam berkomunikasi dengannya, bagaimana kita harus bersikap dengannya, agar sama-sama enak, dan tidak menimbulkan rasa baper, suntuk, badmood terhadap rekan kerja baik rekan kerja satu tim ataupun kepada atasan kita. Karena kadangkala kita pun pasti berselisih pendapat dengan mereka, dan kita melontarkan perkataan "Ih, atasan gue ngomongnya dalem banget deh. Sakit hati gue dengernya." Padahal bukan salah atasannya, mungkin kita yang belum tahu bagaimana seharusnya menyikapi atasan kita tersebut dari "warna" dominan yang ada di dalam dirinya.

Saya adalah orang yang percaya bahwa, kalau kita menjadi orang yang bersikap baik terhadap orang lain serta tulus ikhlas membantu orang lain, maka kita pun nanti akan mendapatkan kebaikan yang sama. Karena orang baik, pasti akan bertemu dengan hal-hal yang baik pula tentunya.

Berbicara mengenai "Service From Heart" bukan hanya berbicara pada pekerjaan yang berhadapan langsung dengan client atau customer, tapi sebenarnya makna "Service From Heart" itu luas sekali. Karena 5 pilar utama dalam "Service From Heart" itu ada 5, yakni:

Help Attitude

Help Attitude di sini adalah jiwa atau keinginan untuk membantu orang lain, walau dalam hal kecil. Berikanlah pertolongan kepada orang yang membutuhkan tanpa memandang statusnya. Karena memberikan pertolongan pun adalah sebagian dari sedekah, sedekah tak harus hanya dalam bentuk uang, bukan?

Empathy

Setiap manusia itu harus punya rasa empati. Maksudnya adalah memposisikan diri kita untuk ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain. Sederhananya, jika ada teman kita yang datang kepada kita untuk menceritakan segala keluh kesahnya, dengarkan ceritanya. Jangan ketika dia bercerita, kita malah tidak fokus, sibuk main handphone, sibuk ngobrol dengan yang lain. Karena bersikap empati akan memunculkan rasa trust dari orang lain pada diri kita.

Analyze

Untuk Analyze ini berlaku dalam hal pekerjaan. Sebaiknya jika kita punya masalah dengan kerjaan yang datangnya dari customer atau client kita, kita analisis dulu masalahnya apa, jangan grasak-grusuk, tidak teliti. Karena sikap grasak-grusuk itulah yang akan menghancurkan kita juga ke depannya. Misalnya, kita dapat masalah yang sebenarnya kita bisa atasi sendiri, lalu karena kita grasak-grusuk, masalah itu kita adukan ke atasan yang sebenarnya atasan tidak perlu tahu.

Response

Sikap response atau bertanggung jawab, saya rasa semua orang perlu ditanamkan sikap demikian. Tanggung jawab bukan hanya untuk urusan kerjaan di kantor saja, tapi untuk urusan di rumah hal ini perlu diterapkan. Semakin bertambahnya usia, harusnya membuat diri kita semakin menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Totality

Sikap Totality di sini mengandung artian, bahwa kalau kita mau membantu seseorang itu, jangan setengah-setengah. Harus benar-benar totalitas dalam mengerjakannya. Membantu seseorang tidak akan pernah membuatmu rugi, justru ini adalah kunci untuk mendatangkan rezeki lebih banyak lagi.

Semoga dengan ulasan artikel dari saya bermanfaat untuk semua pembaca. Yuk kita berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya. (DEW)



Ketahui Karakter Orang dengan Mudah dengan 8 Cara Ini


Ketahui Karakter Orang dengan Mudah dengan 8 Cara Ini



Menebak karakterisktik orang memang menyenangkan dan penuh tantangan. Pasti kamu juga pernah menebak-nebak karakteristik seseorang baik itu di kantor maupun di lingkungan sosial. Dari pertama kali bertemu, terkadang sudah bisa menebak orang tersebut bagaimana sifatnya, kredibilitas dan kinerjanya, bahkan hingga hobinya. Berikut ada 8 hal kecil yang bisa diperhatikan untuk menggambarkan karakteristik seseorang.

Apabila lawan bicara kita mempertahankan kontak mata saat berbincang berarti ia adalah sosok yang agresif dan agak menyeramkan. Akan tetapi jika ia mempertahankan kontak mata sekitar 60% maka karakternya menyenangkan, ramah, mudah dipercaya, dan menarik. Kurangnya kontak mata saat berkomunikasi dapat mencerminkan bahwa kurangnya kemauan dan kontrol diri.

Wow! Ketahui Karakter Orang dengan Mudah dengan 8 Cara Ini Seorang ahli grafologi Kathi McKnight memaparkan bahwa ukuran tulisan besar lebih cenderung extrovert sedangkan tulisan kecil lebih ke arah introvert. Selain itu untuk model tulisan, rangkaian huruf yang cenderung miring ke kanan berarti mereka mempunyai sifat sentimental dan ramah. Jika rangkaian tersebut tegak maka mereka bersifat pragmatis. Sedangkan tulisan lebih condong ke arah kiri maka mereka mempunyai sifat introspektif.

Biasanya ini menjadi faktor kedua setelah mata dalam menggambar kepribadian seseorang. Walaupun biasanya dilakukan pertama kali berkenalan atau bertemu dengan orang baru, berjabat tangan ini mempunyai pengaruh karir. Biasanya orang yang berjabat tangan lemah seringkali digambarkan sebagai orang yang kurang percaya diri, pemalu, dan kurang suka menerima tantangan. Apabila sebaliknya, maka ia adalah orang yang percaya diri dan ekspresif.

Warna juga mempengaruhi karakteristik seseorang. Hitam seringkali mewakili karakter yang penuh detail, sensitif, dan artistik sedangkan putih erat bagi mereka yang bersifat logis dan terorganisir. Merah sebagai warna keberanian akan mendorong seseorang untuk bersifat proaktif. Hijau melambangkan kesetian dan kasih sayang. Biru digambarkan sebagai warna yang stabil, sensitif, dan suka mencari perhatian orang lain. Kuning sebagai lambang keceriaan yang menggambarkan sosok yang kreatif.

Sebagai orang yang profesional tentu kamu dapat memberikan analisa tentang seseorang yang menghargai waktu atau tidak. Orang yang tepat waktu biasanya adalah orang yang disiplin, menghargai orang lain dan mempunyai target yang cukup jelas. Apabila sebaliknya maka orang tersebut sedikit banyak suka meremehkan orang lain, agak pemalas, dan kurang bisa memanfaatkan waktunya dengan baik.

Cara kita memperlakukan karyawan pendukung seperti mereka juga merupakan cerminan cara kita memperlakukan orang lain. Meskipun terlihat sederhana, banyak orang menilai karakter seseorang lewat cara ini.

Wow! Ketahui Karakter Orang dengan Mudah dengan 8 Cara Ini Jika lawan bicaramu sering mengecek handphone di tengah-tengah perbincangan, dapat digambarkan bahwa ia memiliki sifat kurang yang menghargai, bukan pendengar yang baik, dan kurang dapat berinteraksi langsung dengan orang lain.

Jika mereka cenderung membicarakan diri sendiri ada kemungkinan besar bersifat keras kepala, egois dan cenderung agak susah berbagi. Dan apabila mereka hanya berbagi sedikit tentang diri sendiri, mereka memiliki sifat yang ramah, rendah hati, dan suka berbagi.



Inilah Tabiat tabiat Manusia dalam AlQuran


Inilah Tabiat tabiat Manusia dalam AlQuran


TABIAT memiliki arti watak, budi pekerti, perbuatan yang selalu dilakukan, kelakuan, tingkah laku. Pengertian diatas menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Online. Berangat dari arti diatas tabiat manusia merupakan watak atau tingkah lalu yang di miliki setiap manusia. tetapi tabiat manusia itu berbeda-beda.

Dalam Al-Qur’an yang Allah SWT turunkan sebagai petunjuk dan pedoman bagi umat manusia. Secara gamblang telah jelas tabiat manusia sebagai berikut:

1. Memiliki bentuk penciptaan yang sempurna. Sebagaimana firman Allah SWT, “Sesungguhnya, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,” (QS At-Tin: 4).

2. Kecintaan kepada lawan jenis dan keluarga. Allah SWT berfirman, “Dijandikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak…,” (QS Ali-Imran: 14).

3. Kecintaan terhadap harta. Allah SWT berfirman, “Dijandikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah lading. Itulah kesenagan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik (surga),” (QS Ali-Imran: 14).

Dan dari firman Allah yang lain, “Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan,” (QS Al-Fajr: 20).

4. Cenderung memiliki sifat kikir. Dan Allah SWT berfirman, “Dan apabila ia mendapat kebaikan ia sangat kikir,” (QS Al-Ma’arij: 21).

5. Suka berkeluh kesah ketika mendapat kesulitan. sebagaimana firman Allah SWT, “Sesungguhnya, manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesulitan ia berkeluh kesah,” (QS Al-Ma’arij: 20).

6. Sering tergesa-gesa. Allah berfirman, “Dan manusia mendoa untuk kejahatan sebagaimana ia mendoa untuk kebaikan. Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa,” (QS Al-Isra’: 17)

7. Suka menzalimi diri sendiri dan lupa terhadap RabbNya. Dalam firman Allah SWT, “Sesungguhnya, Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir amanat akan mengkhianatinya, dan dipikulah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya, manusia itu amat zalim dan bodoh,” (QS Al-Azab: 72).